Slovakia Peringatkan Risiko Lebanon Menjadi "Gaza Kedua"

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 30 Juni 2026 | 23:00 WIB
Bint Jbeil menjadi lokasi penting bagi Hezbollah. (Foto/ist)
Bint Jbeil menjadi lokasi penting bagi Hezbollah. (Foto/ist)

BeritaNasional.com - Menteri Luar Negeri Slovakia, Juraj Blanar, mengingatkan agar situasi di Lebanon tidak berkembang menjadi krisis kemanusiaan seperti yang terjadi di Gaza.

Pernyataan itu disampaikan saat konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares, di Bratislava.

Blanar menegaskan bahwa penyelesaian konflik di kawasan Timur Tengah harus ditempuh melalui jalur diplomasi.

Menurutnya, Israel juga perlu menghormati kesepakatan yang pernah dicapai antara Amerika Serikat dan Iran sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kawasan.

"Kami tidak ingin Lebanon mengalami nasib yang sama seperti Gaza. Karena itu, Israel juga harus mematuhi kesepakatan yang telah disepakati antara Amerika Serikat dan Iran," ujar Blanar, seperti dikutip dari aljazeera, Selasa (30/6/2026).

Ia menambahkan, Slovakia dan Spanyol memiliki pandangan yang sejalan dalam menyikapi berbagai konflik internasional.

Kedua negara sama-sama menekankan pentingnya dialog, diplomasi, serta penghormatan terhadap hukum internasional sebagai jalan untuk meredakan ketegangan.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: