Telan 22 Korban Jiwa, Polisi Usut Dugaan Kelalaian Kebakaran Gedung Terra Drone

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 09 Desember 2025 | 20:54 WIB
Kebakaran di Gedung Terra Drone (Foto/Istimewa)
Kebakaran di Gedung Terra Drone (Foto/Istimewa)

BeritaNasional.com -  Polisi mendalami dugaan kelalaian dari terbakarnya gedung Terra Drone Johar Baru Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Kebakaran itu telah menelan 22 korban jiwa serta korban luka-luka lainnya.

Penyidik Polda Metro Jakarta Pusat saat ini sedang menelusuri sumber api yang menjadi titik awal kebakaran. Titik api menjadi unsur utama untuk mengetahui kepastian penyebab termasuk kemungkinan tindak kelalaian yang nantinya diketahui pihak yang paling bertanggung jawab atas tragedi tersebut.

"Tentunya dari penyebab tersebut kita akan kaji lagi, apakah penyebab tersebut juga dihubungkan dengan kelalaian atau ada pihak-pihak lain yang bertanggung jawab. Termasuk izin-izin dan sebagainya tentu akan kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan.

Ia menyebut akan memeriksa semua saksi yang berkaitan dengan operasional gedung untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Nanti kita akan panggil satu per satu untuk bisa ke Polres Jakarta Pusat," ucap dia.

Dari keterangan sementara yang didapatkan penyidik, sumber api diduga dari terbakarnya baterai drone di salah satu ruang penyimpanan. Namun temuan itu masih dianalisa laboratorium forensik Polri dengan memeriksa barang bukti yang ditemukan di lokasi.

"Kami mohon waktunya untuk kami bisa segera menyampaikan perkembangan kepada teman-teman media sekalian. Tentunya kami serius untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap perkara kebakaran ini," kata Susatyo 

"Tim Labfor (Laboratorium Forensik) Polri sudah hadir dan sudah melaksanakan olah TKP untuk menemukan sebab-sebab terjadinya kebakaran," sambung dia.

Dilaporkan si jago merah melalap gedung enam lantai itu dengan sangat cepat. Karyawan yang ada saat itu disebut banyak yang sedang beristirahat di lantai 2,3 dan 6. Sebanyak 22 korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramatjati.

Sementara untuk data korban selamat dari informasi yang dihimpun berjumlah 54 jiwa. Mereka merupakan pegawai dari gedung yang telah mendapatkan penanganan dari PMI dan Dinkes DKI untuk perawatan.

 

 

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: