Hari Shareware Internasional 10 Desember dan Prinsip Coba Dulu Sebelum Beli

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 10 Desember 2025 | 04:01 WIB
Hari Shareware Internasional 10 Desember dan prinsip coba dulu sebelum beli. (Foto/Freepik)
Hari Shareware Internasional 10 Desember dan prinsip coba dulu sebelum beli. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Setiap tanggal 10 Desember, dunia teknologi memperingati Hari Shareware Internasional, yakni sebuah momen untuk mengapresiasi para programmer yang menciptakan berbagai perangkat lunak dengan prinsip “coba dulu sebelum beli”.

Shareware telah menjadi bagian penting dalam perkembangan perangkat digital moderen, mulai dari aplikasi sederhana, seperti WinZip, perangkat antivirus, hingga berbagai alat unduhan dan pengolah dokumen.

Melalui sistem uji coba sebelum pembelian, para pengguna dapat mengenal fitur yang ditawarkan, sementara pengembang memperoleh kesempatan menemukan bug dan menyempurnakan program mereka.

Seperti apa asal-usul Hari Shareware Internasional, simak sejarah penentuan Hari Shareware Internasional yang dilansir BeritaNasional dari berbagai sumber, Rabu (10/12/2025).

Sejarah Hari Shareware Internasional

Akar dari peringatan ini berawal pada awal 1980-an ketika Andrew Fluegelman memperkenalkan konsep freeware melalui program telekomunikasi PC-Talk, sebelum kemudian Bob Wallace menggunakan istilah shareware pada 1983 untuk PC-Write, sebuah alat pengolah kata.

Pada masa sebelum internet meluas, model distribusi shareware menjadi cara paling ekonomis bagi pengembang independen untuk menyebarkan perangkat lunak mereka, mulai dari disket, layanan daring, hingga sistem papan buletin yang populer pada akhir 1980-an.

Shareware kemudian berkembang pesat pada awal 1990-an, khususnya dalam dunia gim, karena memungkinkan pengembang kecil memperkenalkan produk mereka ke publik tanpa biaya distribusi besar.

Makna dan Pentingnya Hari Shareware

Hari Shareware Internasional mengingatkan bahwa banyak perangkat lunak yang kita gunakan baik untuk bekerja, belajar, hingga hiburan, lahir dari dedikasi para programmer yang sering kali bekerja tanpa imbalan memadai.

Model shareware telah menghasilkan sejumlah program terbaik di dunia, namun kurangnya pendanaan dan minimnya kontribusi pengguna kerap membuat banyak perangkat lunak tidak dapat diperbarui dan akhirnya usang.

Peringatan ini menjadi ajakan untuk lebih menghargai karya para pengembang, termasuk dengan membeli lisensi, memberikan donasi, atau sekadar menyebarkan apresiasi melalui media sosial. Lebih dari sekadar perayaan, hari ini menegaskan bagaimana shareware telah membentuk kehidupan modern dan mendukung berbagai teknologi yang kita anggap biasa hari ini.

(Rep/Sisilia)sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: