Polisi Selidiki Kelalaian Sopir MBG yang Tabrak Siswa SDN Kalibaru 01

Oleh: Bachtiarudin Alam
Kamis, 11 Desember 2025 | 14:56 WIB
Mobil MBG tabrak SDN Kali Baru Jakut, 19 siswa dan 1 guru luka-luka. (BeritaNasional/CCTV SDN 01 Kali Baru)
Mobil MBG tabrak SDN Kali Baru Jakut, 19 siswa dan 1 guru luka-luka. (BeritaNasional/CCTV SDN 01 Kali Baru)

BeritaNasional.com - Polisi tengah mendalami unsur kelalaian sopir mobil pembawa Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak siswa dan guru di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara (Jakut).

“Sedang dimintai keterangan oleh Polres Metro Jakarta Utara. Tim TAA juga sedang melaksanakan olah TKP bersama Krimum, karena ini terjadi akibat kelalaian,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Kamis (11/12/2025).

Setelah olah TKP, lanjut Budi, pihak kepolisian nantinya akan membantu pembersihan lokasi agar proses belajar-mengajar di SDN Kalibaru 01 kembali normal.

“Kita berkoordinasi dengan kepala sekolah dan kepala dinas pendidikan provinsi DKI agar proses pembelajaran bisa segera berjalan. Tim trauma healing juga sudah mulai bergerak di rumah sakit,” ujarnya.

“Termasuk kepada adik-adik siswa yang ada di sekolah yang tidak menjadi korban luka dan lain sebagainya,” tambahnya.

Pengakuan Sopir

Sebelumnya, Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengungkap keterangan sementara dari sopir mobil Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hilang kendali dan menerobos area sekolah hingga menabrak siswa dan guru SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara.

Mobil tipe van warna putih itu dikendarai pria berinisial AI, yang merupakan sopir pengganti, dibantu oleh kenek berinisial MRR yang merupakan pegawai SPPG Yayasan Darul Esti.

“Jadi keterangan dari si sopir, sekolahnya itu berada di atas, tanjakan. Dia mau mengantarkan makanan ke sekolah. Ini keterangan sementara ya, belum pasti,” kata Bobi kepada awak media, Kamis (11/12/2025).

Menurut Bobi, sopir hendak menginjak pedal rem. Namun saat diinjak, justru pedal gas yang membuat mobil melaju tanpa kendali hingga menerobos pagar dan menabrak siswa serta guru.

“Mau ngerem, katanya remnya enggak pakem. Karena takut menabrak, dia injek yang dalam. Dia kira itu rem, ternyata gas. Ini keterangan sementara,” ujarnya.

Kecelakaan ini terjadi saat mobil MBG yang dikendarai AI hendak mengantar makanan ke SDN Kalibaru 01. Tiba-tiba mobil menerobos pagar sekolah ketika siswa dan guru sedang beraktivitas di lapangan.

Mobil melaju tanpa arah hingga menabrak sisi ujung sekolah. Akibat kecelakaan ini, tercatat 20 orang mengalami luka: 19 siswa dan satu guru. Mereka telah mendapatkan perawatan di RS Koja (4 siswa dan 1 guru) dan di RS Cilincing (15 siswa), dengan biaya ditanggung oleh BGN.

Sementara itu, motif kecelakaan masih didalami oleh dua direktorat Polda Metro Jaya, yakni Ditreskrimum dan Ditlantas, dengan sopir AI yang masih menjalani pemeriksaan.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: