Hari Rizal Filipina pada 30 Desember, Kisah Dokter Penulis yang Guncang Kolonialisme Spanyol
BeritaNasional.com - Setiap 30 Desember, Filipina memperingati Hari Rizal untuk mengenang José Rizal, pahlawan nasional yang dieksekusi oleh pemerintah kolonial Spanyol pada 1896.
Tanggal ini menjadi hari libur nasional sekaligus momen berkabung untuk menghormati perjuangan Rizal yang menginspirasi lahirnya kesadaran nasional dan perlawanan terhadap penjajahan.
Sejarah Hari Rizal
José Rizal dikenal sebagai dokter dan penulis yang menentang penindasan kolonial melalui karya sastra. Novel Noli Me Tangere (1887) dan El Filibusterismo mengkritik keras korupsi dan ketidakadilan pemerintahan Spanyol di Filipina.
Meski tidak terlibat pertempuran bersenjata, gagasannya dianggap berbahaya oleh penguasa, hingga ia ditangkap dan dieksekusi di Bagumbayan, Manila.
Pada 1898, Presiden Emilio Aguinaldo menetapkan Hari Rizal sebagai hari berkabung nasional, yang kemudian ditegaskan secara resmi pada 1902.
Makna dan Pentingnya Peringatan Hari Rizal
Bagi masyarakat Filipina, Hari Rizal bukan sekadar mengenang kematian seorang tokoh, tetapi menegaskan pentingnya perjuangan intelektual, kebebasan berpikir, dan nasionalisme.
Peringatan ini diisi dengan upacara kenegaraan, pengibaran bendera setengah tiang, serta refleksi atas nilai keberanian dan pengorbanan yang diwariskan Rizal bagi perjalanan bangsa Filipina.
(Rep/Sisilia)
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu







