Ditahan Imbang Leeds, Arne Slot Curhat soal Perlakuan Wasit Terhadap Liverpool
BeritaNasional.com - Langkah Liverpool untuk terus menempel papan atas klasemen Premier League Inggris harus terhambat.
Bermain di hadapan publik Anfield pada Jumat (2/1/2026) dini hari WIB, skuad asuhan Arne Slot dipaksa berbagi poin setelah bermain imbang kacamata 0-0 melawan Leeds United.
Hasil ini membuat tim berjuluk The Reds tertahan di peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 33 poin.
Di sisi lain, Leeds United yang tampil disiplin berhasil membawa pulang satu poin krusial untuk menjauh dari zona degradasi.
Dalam konferensi pers usai laga, Pelatih Kepala Liverpool Arne Slot mengakui bahwa timnya kesulitan membongkar pertahanan berlapis tim tamu.
Liverpool tercatat memiliki delapan peluang emas, termasuk sundulan Virgil van Dijk. Namun, tak satu pun berbuah gol.
"Jawabannya sederhana, kami tidak bisa cetak gol. Melawan tim yang bertahan sangat dalam, Anda butuh bola mati atau momen ajaib individu satu lawan satu. Kami menguasai bola paling banyak di liga tahun ini, tapi penguasaan bola tidak berarti apa-apa jika Anda tidak bisa menciptakan peluang melawan 11 pemain yang berdiri di kotak penalti," ujar Arne Slot yang dikutip dari laman resmi klub pada Jumat (2/1/2026).
Pelatih asal Belanda ini juga menyoroti kurangnya kehadiran pemain Liverpool di dalam kotak penalti saat umpan silang dikirimkan. Hal tersebut menjadi evaluasi yang disampaikan kepada pemainnya saat turun minum.
Sementara itu, salah satu momen yang menjadi sorotan adalah insiden di babak pertama saat Hugo Ekitike dilanggar di kotak penalti, namun tetap berusaha berdiri untuk melanjutkan permainan. Hal ini membuat wasit tidak menunjuk titik putih.
"Jika dia jatuh, mungkin itu penalti. Tapi, pemain kami mencoba untuk tetap berdiri karena sering kali musim ini, saat kami dilanggar, kami tetap tidak mendapat penalti," kata mantan pelatih Feyenoord itu.
Slot mengaku heran karena Liverpool baru mendapatkan satu penalti sepanjang musim ini, padahal mereka adalah tim dengan penguasaan bola dan intensitas serangan tertinggi di area lawan.
Meski frustrasi, Slot menegaskan tidak akan menginstruksikan pemainnya untuk melakukan diving atau menjatuhkan diri dengan sengaja.
"Saya tidak akan mendorong mereka untuk melakukan itu. Kami adalah diri kami sendiri. Kami memenangkan liga musim lalu dengan identitas ini. Kami tetap berdiri tegak," tegasnya.
Kekesalan Slot memuncak saat membahas keputusan wasit yang menurutnya mudah memberikan pelanggaran kepada lawan yang bersikap "cerdik" dengan mudah jatuh saat terkena dorongan kecil.
"Terkadang pemain lawan bersikap cerdik dan wasit meniup peluit setiap ada sentuhan kecil. Namun, bagi kami, bahkan saat pemain kami harus mendapat empat jahitan di kepala melawan Man United, wasit bilang 'lanjutkan permainan'. Itu yang membuat saya frustrasi di pinggir lapangan," tandasnya.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu






