Satu Poin Krusial di Kediri, Persib Bandung Tempel Ketat Persija dan Borneo FC

Oleh: Tarmizi Hamdi
Selasa, 06 Januari 2026 | 06:41 WIB
Laga Persik Kediri vs Persib Bandung di Super League musim 2025/2026. (Foto/Dok Persib)
Laga Persik Kediri vs Persib Bandung di Super League musim 2025/2026. (Foto/Dok Persib)

BeritaNasional.com - Meski gagal membawa pulang poin penuh dari Stadion Brawijaya, tambahan satu angka dari hasil imbang 1-1 kontra Persik Kediri, Senin (5/1/2026), sudah cukup mengubah peta persaingan di papan atas Liga 1.

Hasil imbang ini membawa tim asuhan Bojan Hodak mengoleksi 35 poin. Raihan ini membuat  tim berjuluk Pangeran Biru menyamai poin Persija Jakarta yang berada di peringkat kedua.

Persib kini hanya terpaut selisih gol dari rival abadinya tersebut dan terus menempel ketat Borneo FC di puncak klasemen dengan selisih hanya dua poin.

Ketatnya perolehan poin di posisi tiga besar membuat setiap pertandingan di sisa musim ini layaknya partai final. Dengan koleksi 35 poin, Persib kini berada dalam posisi yang sangat strategis untuk mengambil alih posisi puncak jika Borneo FC yang mengoleksi 37 poin terpeleset di laga berikutnya.

Meski posisi di klasemen membaik, Bojan Hodak memiliki pekerjaan rumah besar terkait disiplin pemain dan konsentrasi di menit akhir.

Gol penyama kedudukan dari Persik yang lahir di menit ke-90+6 membuktikan bahwa pertahanan Persib masih rentan di bawah tekanan masa injury time.

Selain itu, kartu merah yang diterima Saddil Ramdani menjadi kerugian besar bagi kedalaman skuad di laga mendatang. Kehilangan penyerang tajam di tengah persaingan ketat menuju puncak klasemen tentu menjadi tantangan berat bagi Maung Bandung.

Laga pekan ke-16 ini menjadi pengingat bahwa satu poin memang berharga untuk menjaga posisi di klasemen, namun kehilangan dua poin di detik terakhir bisa menjadi pembeda dalam perburuan gelar juara di akhir musim nanti.

Jalannya Pertandingan

Tampil tanpa pilar utama seperti Marc Klok, Federico Barba, dan Eliano Reijnders, pelatih Bojan Hodak merotasi skuat dengan menurunkan Thom Haye dan Andrew Jung sejak menit awal. Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Maung Bandung baru bisa memecah kebuntuan pada pertengahan babak kedua.

Adalah pemain pengganti, Saddil Ramdani, yang sukses mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-68. Masuk menggantikan Beckham Putra yang cedera, Saddil dengan cerdik menyambar umpan silang akurat dari Berguinho melalui sontekan jarak dekat. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu.

Drama Kartu Merah dan Intervensi VAR

Laga berjalan semakin panas memasuki fase akhir. Persik Kediri hampir mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-75 setelah Patricio Matricardi dianggap melanggar Supriadi.

Namun, setelah melakukan peninjauan lewat Video Assistant Referee (VAR) selama beberapa menit, wasit memutuskan untuk membatalkan penalti tersebut.

Petaka bagi Persib datang di menit ke-80. Saddil Ramdani, yang baru saja menjadi pahlawan pencetak gol, harus diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua akibat melakukan tekel keras dari belakang terhadap Yusuf Meilani. Bermain dengan 10 orang memaksa Bojan Hodak menarik keluar Thom Haye dan Lucho demi memperkuat pertahanan.

Kemenangan Persib yang sudah di depan mata akhirnya sirna pada detik-detik terakhir. Setelah gempuran bertubi-tubi, Persik Kediri berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-90+6. Berawal dari bola liar hasil halauan tembakan Supriadi, Muhammad Firly berhasil menyambar bola dengan sundulan tajam yang tak mampu dibendung Teja Paku Alam.

Peluit panjang pun berbunyi dengan skor akhir 1-1. Hasil imbang ini cukup membuat Persib merangkak naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 35 poin.

Jumlah poin ini menyamai raihan Persija Jakarta di posisi kedua, namun Persib masih tertinggal dua angka dari pemuncak klasemen, Borneo FC.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: