Mentan Sebut Swasembada Pangan Bisa Jadi Upaya Turunkan Angka Kejahatan
BeritaNasional.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut swasembada jagung yang berhasil dicapai pemerintah bisa menjadi upaya preventif dalam mengatasi tindak pidana kejahatan di Indonesia.
Gambaran itu disampaikan Amran saat menghadiri Panen Raya Jagung Kuartal IV Tahun 2025 serentak di lahan binaan Polda Metro Jaya, Desa Sukamahi, Kampung Tempong Gunung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/1/2026).
“Ini langkah yang paling baik untuk preventif, preventif kejahatan,” ujar Amran kepada wartawan usai acara panen raya.
Hal itu bisa terjadi, lanjut Amran, karena naiknya produksi pertanian bisa meningkatkan pendapatan petani yang berkesinambungan dengan turunnya angka kemiskinan, pengangguran, sampai akhirnya mencegah kejahatan.
“Karena kalau orang miskin biasanya itu mendekati kekufuran. Bahkan kejahatan, biasanya terjadi kejahatan. Karena ini adalah langkah luar biasa preventif untuk mencegah semua yang saya sampaikan tadi kejahatan dan kriminalitas di lapangan.
Terlebih, Amran menyebut keberhasilan meningkatnya hasil pertanian İndonesia telah menjadikan swasembada pangan pada 2025 sebagaimana yang telah diumumkan Presiden Prabowo Subianto.
“Dari kemarin sudah disampaikan, tidak ada impor jagung khusus pakan. Bahkan kita sudah ekspor. Ekspor di Kalimantan Barat ke Malaysia. Juga kita ekspor ke Filipina. Dari NTB, dari Gorontalo. Jadi ada tiga tempat, dan Bapak Presiden lepas langsung,” tegasnya.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu







