Pemprov Kaltim Targetkan Swasembada Beras Tercapai Akhir 2026

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Rabu, 08 Juli 2026 | 03:30 WIB
Pentingnya cetak sawah demi capai swasembada beras (Foto/Pixabay)
Pentingnya cetak sawah demi capai swasembada beras (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan swasembada beras pada akhir 2026. Ini dilakukan dengan perluasan cetak sawah baru serta memodernisasi infrastruktur irigasi.

"Kami sudah mengalami peningkatan produksi padi. Saat ini capaiannya sudah lebih dari 60 persen dan kita menargetkan pada akhir 2026 dapat mencapai 100 persen,” kata Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji.

Menurut Seno Aji, mewujudkan swasembada padi di Kalimantan Timur butuh kerja keras dan kerja sama dengan semua pihak. Apalagi pencapaiannya juga bergantung pada dukungan kebijakan dan program dari Kementerian Pertanian.

Saat ini, total kebutuhan beras di Kalimantan Timur berada di kisaran 350 ribu ton per tahun. Jika dikonversikan ke bentuk Gabah Kering Giling (GKG), Bumi Etam membutuhkan sekitar 600 ribu ton GKG per tahun.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, volume fisik produksi mandiri Kaltim baru mencapai 270.867 ton GKG per tahun, yang setelah digiling menghasilkan 157.555 ton beras konsumsi.

Kapasitas produksi lokal saat ini baru memenuhi sebagian kebutuhan. Sedangkan kekurangannya 192 ribu ton beras ini masih harus didatangkan secara berkala lewat pasokan antarpulau, terutama dari Provinsi Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.

“Kami terus berdiskusi agar seluruh kabupaten dan kota segera melakukan revitalisasi maupun verifikasi ulang data. Lalu menyampaikan kepada Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur,” kata Seno Aji.

Dalam waktu dekat, Pemprov Kaltim akan menyampaikan perkembangan capaian serta rencana kerja daerah kepada Kementerian Pertanian sebagai bagian dari upaya percepatan swasembada padi.

“Akhir Juli ini rencana kerja hingga akhir 2026 sudah ditunggu Menteri Pertanian,” jelasnya.

Ia menjelaskan, 10 kabupaten dan kota di Kalimantan Timur bersama Perum Bulog, TNI, dan mitra pembangunan terus memperkuat koordinasi serta bekerja di lapangan guna mempercepat pencapaian swasembada pangan.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: