Jalan 1.151 Km Resmi Dibangun, Pemerintah Bidik Pemerataan Ekonomi dan Swasembada

Oleh: Lydia Fransisca
Selasa, 30 Juni 2026 | 11:49 WIB
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari  (BeritaNasional/Oke Atmaja)
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari (BeritaNasional/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan, pembangunan 1.151 kilometer jalan daerah yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pekan lalu menjadi langkah pemerintah untuk membuka akses ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah.

Pasalnya, pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi.

Menurut dia, pembangunan jalan di 37 provinsi itu menunjukkan arah pembangunan pemerintah yang tidak hanya berfokus di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah-daerah yang selama ini minim akses infrastruktur.

“Kita ingin memastikan keadilan sosial dan pemerataan ekonomi benar-benar dirasakan oleh setiap warga negara,” kata Qodari dalam keterangannya, dikutip Selasa (30/6/2026).

Qodari berujar, keberadaan infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, terutama sektor pertanian. 

Jalan yang dibangun disebut menjadi penghubung antara pusat produksi di desa dengan kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan ini adalah fondasi kokoh kita bersama untuk menyongsong swasembada pangan, energi, dan air,” ujar Qodari.

Ia menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan tidak ada lagi hasil panen masyarakat yang rusak akibat keterbatasan akses jalan. 

Selain itu, distribusi energi dan air bersih juga diharapkan tidak kembali terganggu akibat jalur yang terputus.

“Dengan jalan yang mulus dan terhubung, aliran pasokan pangan dari pusat-pusat produksi ke masyarakat akan berjalan lebih cepat dan efisien,” tandasnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: