Kontroversi Cangkir Arsenal Warnai Kekalahan Tottenham di Liga Inggris

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 08 Januari 2026 | 21:40 WIB
Pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank. (Foto/X)
Pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank. (Foto/X)

BeritaNasional.com - Tekanan terhadap pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank, kembali meningkat setelah kekalahan 2-3 dari Bournemouth pada lanjutan Liga Inggris, Rabu (7/1/2026) lalu.

Selain hasil pertandingan, perhatian publik tertuju pada insiden di luar lapangan yang memicu kemarahan suporter.

Tottenham harus menelan kekalahan menyakitkan di Vitality Stadium setelah Antoine Semenyo mencetak gol penentu kemenangan Bournemouth pada masa injury time.

Hasil tersebut menjadi kekalahan kedelapan Spurs musim ini dan membuat mereka terdampar di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan 27 poin.

Meski masih berjarak aman dari zona degradasi, Tottenham tertinggal jauh dari pemuncak klasemen, Arsenal.

Di tengah situasi sulit tersebut, beredar foto Thomas Frank yang terlihat tersenyum sambil memegang cangkir berlogo Arsenal.

Setelah dipastikan foto tersebut asli dan bukan hasil manipulasi AI, reaksi keras dari pendukung Tottenham pun tak terhindarkan.

Menanggapi hal itu, Frank memberikan klarifikasi dalam konferensi pers. Ia menegaskan tidak menyadari logo pada cangkir yang digunakan dan menyebut polemik tersebut sebagai sesuatu yang berlebihan.

“Saya sama sekali tidak memperhatikannya. Akan sangat bodoh jika saya dengan sengaja membawa cangkir berlogo Arsenal. Itu jelas tidak pernah saya lakukan,” ujar Frank.

Ia menjelaskan bahwa cangkir tersebut sudah berada di ruang ganti sejak pertandingan sebelumnya dan ia hanya mengambilnya untuk minum kopi sebelum laga.

Menurut Frank, fokus seharusnya tertuju pada performa tim, bukan pada hal-hal di luar konteks pertandingan. Ia pun menilai situasi ini mencerminkan arah yang keliru jika sepak bola mulai mempermasalahkan detail semacam itu.

Ketegangan juga terjadi setelah pertandingan berakhir. Sejumlah pemain Tottenham terlihat berinteraksi langsung dengan suporter yang meluapkan kekecewaan. Micky van de Ven dan João Palhinha, yang mencetak gol penyama kedudukan lewat tendangan salto, tampak berbincang serius dengan pendukung di pinggir lapangan.

Sementara itu, bek tengah Cristian Romero menyuarakan kegelisahannya melalui media sosial. Meski unggahannya kemudian diedit, Romero menyindir pihak-pihak di internal klub yang dinilainya hanya muncul saat situasi berjalan baik. Pernyataan tersebut mendapat dukungan dari rekan setimnya, termasuk Richarlison dan Pedro Porro.

Insiden cangkir berlogo Arsenal mungkin hanya kesalahpahaman, namun di tengah performa Tottenham yang belum stabil, kejadian tersebut memperbesar sorotan terhadap Thomas Frank. Untuk sementara, manajemen klub masih memberi kepercayaan kepadanya, tetapi tekanan dipastikan akan terus bertambah jika hasil negatif kembali berulang.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: