OpenAI Bakal Uji Coba Iklan di ChatGPT Pekan Depan
BeritaNasional.com - Teka-teki mengenai OpenAI akan menguangkan platform kecerdasan buatan yang kini bernilai USD500 miliar mulai terjawab.
Dilansir dari TechCrunch pada Minggu (18/1/2026), raksasa teknologi ini secara resmi mengumumkan langkah strategis untuk menghadirkan iklan terbatas di dalam layanan ChatGPT pada pekan ini.
Dalam unggahan blog resminya pada Jumat (16/1/2026), OpenAI menyatakan uji coba iklan ini akan menyasar pengguna di Amerika Serikat, khususnya bagi mereka yang menggunakan paket gratis serta paket terbaru bernama Go.
Iklan Muncul Berdasarkan Topik Obrolan
Berbeda dengan iklan pada umumnya, penempatan iklan di ChatGPT diklaim akan lebih halus. Iklan akan muncul di bagian bawah jendela percakapan dan disesuaikan secara otomatis dengan topik yang sedang didiskusikan oleh pengguna.
Meski demikian, OpenAI memberikan kendali penuh kepada penggunanya. Pengguna dapat menutup iklan atau melihat alasan mengapa iklan tersebut ditampilkan. Opsi untuk mematikan personalisasi iklan tetap tersedia.
OpenAI juga berkomitmen untuk tidak menampilkan iklan kepada pengguna yang diyakini berusia di bawah 18 tahun.
Jawaban AI Tetap Independen
Salah satu kekhawatiran terbesar pengguna adalah kemungkinan iklan memengaruhi netralitas jawaban AI.
Menanggapi hal ini, OpenAI menjamin adanya "kemandirian jawaban." Artinya, isi jawaban yang diberikan chatbot tidak akan dipengaruhi oleh kepentingan pengiklan mana pun.
Perusahaan yang dipimpin oleh Sam Altman ini juga menegaskan janji mereka untuk tidak menjual data pribadi pengguna kepada pihak pengiklan.
Misi Mendukung Akses Gratis dan AGI
OpenAI beralasan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga agar akses ChatGPT tetap bisa dinikmati secara gratis oleh masyarakat luas, sambil tetap menghasilkan pendapatan dari pengguna yang belum berlangganan paket berbayar mahal.
Sebagai informasi, saat ini iklan hanya akan muncul di paket Gratis dan paket Go (yang baru saja diluncurkan secara global seharga USD8 per bulan).
Sementara itu, pelanggan paket premium seperti Pro, Plus, Business, dan Enterprise tetap akan menikmati layanan tanpa gangguan iklan.
Strategi ini dinilai sebagai cara halus untuk mendorong pengguna beralih ke paket langganan yang lebih tinggi bagi mereka yang tidak ingin kenyamanan percakapannya terganggu.
OpenAI menegaskan bahwa pemasukan dari iklan ini bertujuan untuk mendukung misi besar mereka: memastikan Artificial General Intelligence (AGI) dapat bermanfaat bagi seluruh umat manusia.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu





