Dongkrak Lifting Minyak, Bahlil Beri Izin Sekitar 20 Ribu Sumur Minyak Rakyat

Oleh: Kiswondari
Kamis, 22 Januari 2026 | 16:06 WIB
Menteri ESDM (tengah) Bahlil Lahadalia, Wamen ESDM Yuliot Tanjung (kiri), Sekjen ESDM Ahmad Erani Yustika (kanan). (BeritaNasional/YouTube TVR Parlemen)
Menteri ESDM (tengah) Bahlil Lahadalia, Wamen ESDM Yuliot Tanjung (kiri), Sekjen ESDM Ahmad Erani Yustika (kanan). (BeritaNasional/YouTube TVR Parlemen)

BeritaNasional.com - Dalam rangka mendongkrak lifting minyak, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melakukan sejumlah kebijakan. Selain mereaktivasi sumur-sumur lama, Kementerian ESDM juga memberikan izin untuk sebagian sumur minyak rakyat dari total 40 ribu sumur minyak rakyat yang terdata di Kementerian ESDM.

"Meningkatkan program lifting dengan tiga metode. Sumur-sumur tua kita, kita melakukan reaktivasi lagi," kata Bahlil dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi XII di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

"Untuk 40 ribu lebih sumur masyarakat, sebagian izinnya sudah keluar, seperti di Jambi, di Sumatera Selatan (Sumsel)," sambungnya. 

Dan untuk sumur-sumur yang berlokasi di Jawa Tengah (Jateng), kata Bahlil, pihaknya akan mempercepat proses perizinannya, sehingga seluruh sumur minyak yang sudah didata oleh pemerintah bisa berkontribusi terhadap peningkatan lifting nasional.

"Sekarang di Jawa Tengah, kami mempercepat proses perizinannya agar mereka juga bisa memberikan kontribusi terhadap peningkatan lifting," terangnya.

Kemudian, kata Bahlil, Kementerian ESDM juga melakukan intervensi teknologi yang juga berjalan dengan baik. Serta melakukan Plan of Development (POD) dengan melakukan percepatan dengan melibatkan Kontraktor Kerja Sama (KKKS) dengan BUMN, BUMD, dan pihak swasta. 

"Yang ketiga adalah POD-POD juga kita melakukan percepatan. Itu semua sudah kita panggil dengan KKKS," terang Bahlil. 

Berdasarkan data Kementerian ESDM pada 9 Oktober 2025, terdapat 45.095 sumur minyak rakyat di enam provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: