Mobil Terobos Banjir? Ini Tips Perawatan Agar Tetap Aman dan Nyaman

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 22 Januari 2026 | 19:32 WIB
Tips Perawatan Agar Tetap Aman dan Nyaman Usai Melewati Banjir. (Foto/Freepik)
Tips Perawatan Agar Tetap Aman dan Nyaman Usai Melewati Banjir. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Musim hujan kerap membawa tantangan tersendiri bagi pengendara, terutama ketika banjir menggenangi sejumlah ruas jalan. Dalam kondisi tertentu, mobil terpaksa tetap melintas demi melanjutkan perjalanan. Namun setelah berhasil melewati genangan, perhatian terhadap kondisi kendaraan menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.

Meski beberapa mobil memiliki ground clearance yang membantu saat menghadapi jalan tergenang, risiko kerusakan tetap ada. Air banjir dapat masuk ke komponen penting kendaraan dan menimbulkan gangguan yang tidak selalu langsung terasa.

Dilansir dari Mitsubishi Motors Indonesia, kendaraan yang melewati banjir disarankan segera menjalani pemeriksaan agar tetap nyaman dan aman digunakan untuk aktivitas harian.

Air dapat memengaruhi berbagai bagian mobil, mulai dari mesin, sistem pelumasan, hingga komponen kelistrikan. Oleh karena itu, langkah perawatan sederhana namun tepat dapat membantu mencegah masalah yang lebih besar di kemudian hari.

Tips Merawat Kendaraan Usai Menerjang Banjir

1. Jangan Terburu-buru Menyalakan Mesin

Jika mobil sempat terendam atau menunjukkan gejala tidak normal, sebaiknya hindari langsung menstarter mesin. Air yang masuk ke ruang mesin atau sistem listrik dapat memicu kerusakan serius. Langkah aman adalah mematikan kelistrikan, melepas aki, lalu membawa kendaraan ke bengkel.

2.Periksa Oli Mesin dan Transmisi

Oli yang tercampur air tidak mampu melumasi mesin dengan baik. Periksa kondisi oli, dan lakukan penggantian jika warna atau teksturnya berubah agar kinerja mesin tetap optimal.

3.Bersihkan Kolong Mobil dan Sistem Rem

Lumpur dan pasir dari banjir sering menempel di bagian bawah kendaraan. Jika dibiarkan, rem bisa menjadi lengket dan komponen logam rentan berkarat. Pencucian kolong dan pengecekan rem dianjurkan setelah banjir surut.

4.Waspadai Risiko Water Hammer

Water hammer dapat terjadi saat air masuk ke ruang bakar. Gejalanya bisa ringan, seperti mesin tersendat atau tenaga menurun, namun berpotensi menyebabkan kerusakan serius jika tidak segera diperiksa.

5.Cek Filter Udara dan Kelistrikan

Filter udara yang basah dapat menyebabkan air ikut terhisap ke mesin. Selain itu, komponen kelistrikan juga perlu diperiksa untuk mencegah gangguan akibat kelembapan.

Merawat mobil setelah menerjang banjir tidak hanya soal menjaga performa, tetapi juga soal keselamatan. Pemeriksaan menyeluruh membantu memastikan kendaraan tetap nyaman digunakan dan siap menemani aktivitas sehari-hari, terutama di tengah cuaca yang masih sulit diprediksi.

(Rep/Sisilia)sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: