Mobil Mati Mesin Usai Terobos Banjir, Ini Tips Penanganan Pertama

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 23 Januari 2026 | 05:29 WIB
Kendaraan melintas saat Banjir di Jakarta. (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Kendaraan melintas saat Banjir di Jakarta. (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Berkendara di jalan yang tergenang air, terutama saat musim hujan, kerap menjadi tantangan bagi pengemudi. Tak sedikit kendaraan yang mendadak mati mesin setelah melintasi genangan atau banjir.

Jika hal tersebut terjadi, ada beberapa langkah pertolongan pertama yang bisa dilakukan agar kerusakan tidak semakin parah.

1. Hindari Menyalakan Mesin Kembali

Saat mobil mogok setelah melewati genangan air, sebaiknya jangan langsung mencoba menghidupkan mesin. Mesin yang masih dalam kondisi basah berisiko mengalami kerusakan serius, seperti water hammer, yakni masuknya air ke ruang bakar yang dapat merusak komponen mesin.

2. Cek Kondisi Genangan dan Posisi Kendaraan

Tinggi Air: Apabila mobil masih berada di area tergenang, perhatikan ketinggian air. Jika genangan masih cukup dalam, sebaiknya tunggu hingga air surut atau dorong kendaraan ke tempat yang lebih aman dan kering.

Posisi Mobil: Pastikan tuas transmisi berada di posisi netral atau parkir, serta aktifkan rem tangan agar kendaraan tidak bergerak saat dilakukan penanganan.

3. Perhatikan Kondisi Mesin

Filter Udara: Periksa apakah filter udara terkena air. Jika basah, lepaskan dan keringkan. Bila sudah rusak, disarankan untuk menggantinya.

Oli Mesin: Lakukan pengecekan oli melalui dipstick. Oli yang berubah warna menjadi keruh atau berbusa menandakan adanya campuran air. Dalam kondisi ini, mesin tidak boleh dinyalakan dan mobil perlu dibawa ke bengkel untuk pemeriksaan lanjutan.

Busi dan Pengapian: Busi serta kabel pengapian yang lembap dapat membuat mesin sulit menyala. Lepaskan dan keringkan bagian tersebut sebelum digunakan kembali.

4. Periksa Sistem Kelistrikan

Aki: Pastikan terminal aki dalam kondisi kering dan bebas dari karat.

Sekring dan Kabel: Cek sekring serta jalur kabel listrik untuk memastikan tidak ada kerusakan akibat air.

5. Keringkan Bagian yang Terendam

Knalpot: Pastikan tidak ada air yang tertahan di dalam knalpot. Air harus dikeluarkan sebelum mesin dihidupkan kembali.

Rem: Rem bisa menjadi kurang pakem setelah melewati genangan. Keringkan dengan menekan pedal rem beberapa kali saat mobil dalam keadaan berhenti.

6. Segera Datangi Bengkel

Jika setelah langkah awal tersebut mobil masih bermasalah atau Anda ragu dengan kondisinya, sebaiknya kendaraan langsung dibawa ke bengkel terdekat untuk pengecekan menyeluruh oleh teknisi profesional.

7. Manfaatkan Layanan Bantuan Darurat

Apabila mobil tidak memungkinkan untuk dibawa sendiri, hubungi layanan bantuan jalan atau derek. 

(Rep/Novia Amelia)sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: