Menelusuri Jejak Lego: Dari Bengkel Kayu di Denmark hingga Jadi Mainan Paling Berpengaruh di Dunia
BeritaNasional.com - Setiap 28 Januari, para penggemar mainan konstruksi di berbagai belahan dunia memperingati Hari Lego Nasional.
Momen ini merayakan balok plastik warna-warni yang telah menemani kreativitas anak-anak dan orang dewasa selama hampir tujuh dekade.
Dengan konsep bongkar-pasang yang sederhana namun tak terbatas, Lego dikenal sebagai mainan yang mendorong imajinasi, kreativitas, dan eksplorasi tanpa batas.
Sejarah Lahirnya Lego
Lego berawal dari sebuah perusahaan mainan kayu yang didirikan Ole Kirk Christiansen di Billund, Denmark, pada 1932. Perubahan besar terjadi pada 1949 ketika Lego Group mulai memproduksi balok plastik menggunakan teknologi cetakan injeksi.
Desain balok yang presisi membuat setiap keping Lego dapat saling mengunci dengan kuat, bahkan tetap kompatibel hingga puluhan tahun kemudian.
Seiring waktu, Lego berkembang menjadi merek global dan pada 2017 dinobatkan sebagai merek paling berpengaruh di dunia, melampaui sejumlah nama besar lintas industri.
Makna dan Perayaan Hari Lego
Hari Lego Nasional menjadi momen untuk merayakan nilai edukatif dan daya tahan Lego sebagai mainan lintas generasi. Berbagai penelitian menunjukkan permainan Lego membantu mengasah kecerdasan spasial, koordinasi, dan kemampuan pemecahan masalah.
Tak hanya untuk anak-anak, Lego juga digemari orang dewasa sebagai sarana relaksasi dan ekspresi kreatif. Lebih dari sekadar mainan, Lego telah menjadi simbol kreativitas tanpa batas dan bukti bahwa ide sederhana dapat membangun dunia imajinasi yang luar biasa.
(Rep/Sisilia)
PERISTIWA | 17 jam yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu




