Sekolah Garuda Ditargetkan Mulai Beroperasi Juli 2026

Oleh: Ahda Bayhaqi
Selasa, 03 Februari 2026 | 17:15 WIB
Mendiktisaintek Brian Yuliarto memberikan penjelasan dalam rapat kerja Komisi X DPR. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
Mendiktisaintek Brian Yuliarto memberikan penjelasan dalam rapat kerja Komisi X DPR. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com - Sekolah Garuda ditargetkan mulai beroperasi pada tahun ajaran berikutnya, tepatnya mulai Juli 2026. Pemerintah merencanakan akan mendirikan 20 Sekolah Garuda. Saat ini, baru empat sekolah yang sedang dibangun.

"Sekolah Garuda kan sebenarnya nantinya ada 20 tempat ya, hanya saja kan saat ini baru empat yang dibangun. Kita diharapkan, kita targetkan mulai itu tahun ajaran tahun depan, 2026 ya, Juli kan mulai kuliah," ungkap Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto usai rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Empat titik Sekolah Garuda yang tengah dibangun di Bangka Belitung Timur, Nusa Tenggara Timur, Konawe, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Utara.

Pemerintah juga sedang melakukan perekrutan guru. Para guru yang direkrut harus memiliki prestasi yang baik.

"Nah, sekarang kan sedang kita rekrutmen guru. Jadi, rekrutmennya kita ada rekrutmen guru, kemudian guru-guru itu tentu kita harapkan yang lebih yang punya prestasi yang baik," jelas Brian.

Sekolah Garuda akan menggunakan sistem boarding. Pemerintah akan memberikan tunjangan kepada siswa karena letak sekolah berada di daerah.

Sistem boarding itu diharapkan menjadi tempat diseminasi putra-putri terbaik di daerah.

"Jadi, daerah-daerah yang selama ini memang belum ada sekolah unggulannya begitu, itu kita akan bangun di daerah-daerah tersebut," jelas Brian.

Sekolah Garuda tidak akan dibangun di Pulau Jawa. Sebab, sudah banyak daerah yang memiliki sekolah unggulan setingkat SMA.

Pemerintah juga akan memberikan pendidikan standar internasional untuk Sekolah Garuda agar bisa siap masuk kampus top dunia.

"Jadi, nanti kita harapkan dengan metode seperti ini, putra-putri daerah yang bertalenta baik, itu memiliki sarana fasilitas untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik dan pada akhirnya mereka bisa menjadi SDM-SDM unggul Indonesia yang lebih merata di seluruh daerah di Indonesia begitu," ujar Brian.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: