IHSG Mendatar, Pelaku Pasar Masih Cermati 8 Rencana Aksi Reformasi Pasar Modal

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 05 Februari 2026 | 16:05 WIB
Ilustrasi IHSG dan BEI. (BeritaNaisonal/IDX)
Ilustrasi IHSG dan BEI. (BeritaNaisonal/IDX)

BeritaNasional.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau bergerak mendatar pada perdagangan Kamis (5/2/2026) hari ini, bahkan sempat melemah 4,30 poin atau 0,05 persen ke posisi 8.142,41 pada pukul 14.20 WIB. Terkait kondisi ini, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus melihat bahwa pelaku pasar masih mencermati implementasi dari delapan rencana aksi reformasi pasar modal Indonesia.

"Perhatian pasar tetap tertuju pada upaya reformasi pasar modal menyusul aksi jual sebelumnya yang dipicu oleh isu transparansi yang disoroti oleh penyedia indeks internasional, sehingga membuat investor lebih selektif, khususnya pada saham-saham berkapitalisasi kecil," ujar Nico kepada Antara di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Meskipun produk domestik bruto (PDB) Indonesia tumbuh 5,39 persen year on year (yoy) pada kuartal IV 2025 atau melampaui ekspektasi sebesar 5,01 persen (yoy) dan meningkat dari pertumbuhan 5,04 persen (yoy) pada kuartal III 2025, menurutnya, pergerakan IHSG yang mendatar seiring sentimen bahwa perekonomian Indonesia hanya tumbuh 5,11 persen (yoy) sepanjang tahun 2025, atau sedikit di bawah target pemerintah sebesar 5,2 persen (yoy).

"Investor juga mencermati dengan seksama laporan bahwa perundingan mengenai kesepakatan tarif resiprokal dengan Amerika Serikat (AS) telah rampung dan tinggal menunggu penandatanganan resmi," tambah Nico.

Sementara itu, Nico mengungkapkan bahwa dominasi pelemahan juga terjadi pada Bursa kawasan Asia, seiring sentimen pasar yang tertekan oleh aksi jual saham-saham teknologi di tingkat global.

"Investor menghindari saham-saham teknologi di tengah kekhawatiran terhadap valuasi yang terlalu tinggi, besarnya belanja kecerdasan buatan (AI), serta potensi gangguan terhadap model bisnis perangkat lunak tradisional," ujarnya.

Berdasarkan data perdagangan sesi II di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pukul 14.20 WIB, IHSG tercatat melemah 4,30 poin atau 0,05 persen ke posisi 8.142,41. Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.898.364 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,61 miliar lembar saham senilai Rp13,43 triliun. Sebanyak 343 saham naik, 335 saham menurun, dan 141 tidak bergerak nilainya.

Pelemahan juga terjadi pada bursa saham regional Asia siang ini, antara lain, indeks Nikkei melemah 475,39 poin atau 0,88 persen ke 53.818,50, indeks Shanghai melemah 26,28 poin atau 0,64 persen ke 4.075,26, indeks Hang Seng menguat 39,18 poin atau 0,15 persen ke 26.886,18, dan indeks Strait Times menguat 8,47 poin atau 0,17 persen ke 4.973,99.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: