Tiba di Jatim, Prabowo Siap Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 07 Februari 2026 | 22:02 WIB
Presiden Prabowo Subianto (kiri) tiba di Jawa Timur untuk menghadiri mujahadah kubro. (Foto/BPMI)
Presiden Prabowo Subianto (kiri) tiba di Jawa Timur untuk menghadiri mujahadah kubro. (Foto/BPMI)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto telah mendarat di Provinsi Jawa Timur pada Sabtu malam (7/2/2026). Kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini bertujuan untuk menghadiri perhelatan akbar Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan berlangsung keesokan harinya.

Pesawat yang membawa Presiden beserta rombongan terbatas menyentuh landasan Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, sekitar pukul 18.40 WIB. Meski disambut rintik hujan, suasana ketibaan berlangsung hangat.

Sejumlah pejabat tinggi daerah tampak menyambut langsung kedatangan Presiden di bawah tangga pesawat, di antaranya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudi Saladin, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, serta Danlanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara.

Setelah prosesi penyambutan, Presiden langsung menuju hotel tempatnya bermalam sebelum memulai agenda resmi pada Minggu pagi. Kehadiran Presiden dalam Mujahadah Kubro ini merupakan bentuk penghormatan atas peran historis NU dalam menjaga kedaulatan dan perjalanan bangsa Indonesia.

Acara satu abad ini mengusung tema besar: “Memperkokoh Jam’iyyah, Tradisi, Kontribusi, dalam Mengembangkan Peradaban”. Agenda ini bukan sekadar perayaan, melainkan refleksi mendalam atas kiprah NU selama seratus tahun terakhir.

Mujahadah Kubro kali ini menitikberatkan pada lima tujuan strategis yang menjadi fondasi gerakan NU ke depan, yaitu:

  • Konsolidasi Organisasi: Memperkuat soliditas internal jam’iyyah.
  • Edukasi Budaya: Meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap budaya pesantren.
  • Pembangunan Peradaban: Mengembangkan kebudayaan dan peradaban yang inklusif.
  • Komitmen Kebangsaan: Mempertegas loyalitas terhadap NKRI.
  • Spiritualitas: Melestarikan tradisi keagamaan dan kekuatan doa.

Lebih dari itu, Mujahadah Kubro menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi NU dalam menghadapi dinamika global yang kian kompleks.

Acara ini juga diharapkan menjadi ruang doa bersama bagi keberlangsungan agenda pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo demi menjaga keutuhan NKRI.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: