Final Dramatis! Timnas Futsal Indonesia Kalah Adu Penalti dari Iran di Piala Asia 2026

Oleh: Harits Tryan
Sabtu, 07 Februari 2026 | 21:56 WIB
Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia 2026. (Foto/AFC)
Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia 2026. (Foto/AFC)

BeritaNasional.com - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Iran dalam laga Final Piala Futsal Asia 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Hasil mengukuhkan dominasi Iran di Piala Asia dengan mengoleksi 14 trofi juara.

Bermain di Indonesia, Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026), kedua tim bermain hati-hati di awal laga. Indonesia sempat membuka peluang lewat Rio Pangestu namun masih bisa dipatahkan kiper Iran Bagher Mohammadi.

Iran kemudian memberikan beberapa ancaman ke gawang Timnas Indonesia yang dikawal oleh Ahmad Habiebie. Sampai akhirnya Hosein Tayebi membuka keunggulan bagi Iran usai sepakan kerasnya tak bisa dipatahkan oleh Habiebie. Skor berubah 1-0 keunggulan bagi Iran.

Indonesia mencoba keluar dari serangan dan menciptakan beberapa peluang. Sampai akhirnya Reza Gunawan pada menit ketujuh mencetak gol memanfaatkan kemelut sepakan Dewa Rizki yang gagal dibuang dengan baik oleh kiper Iran. Skor berubah menjadi 1-1.

Seakan mendapatkan angin segar, Israr mencatatkan namanya di papan skor bagi Indonesia usai memanfaatkan lemparan datar dari Habibie dan melesatkan kulit bundar ke gawang Iran. SKor berubah menjadi 2-1 Indonesia unggul atas Iran.

Tak sampai disitu, Israr lagi-lagi mencetak l ke gawang Iran memanfaatkan serangan balik yang diawali oleh Habiebie. Skor berubah menjadi 3-1 keunggulan Indonesia atas Iran.

Tertinggal 2 gol, Iran melakukan serangan bertubi-tubi ke gawang Habiebie. Indonesia pun mendapatkan 6 foul setelah Brian Ick melakukan pelanggaran ke salah satu pemain Iran. 

Pada menit ke-15 Iran mencetak gol. Saeid Ahmad bisa membobol gawang Indonesia. 

Wasit kemudian mengecek rekaman video dan kemudian melihat rekaman proses serangan Iran. Bola terlihat meninggalkan area pertandingan dan gol dibatalkan.

Iran pun mendapatkan penalti, Aghapour yang menjadi algojo gagal melesatkan si kulit bundar usai berhasil dimentahkan oleh Habiebie.

Gol yang dinantikan Iran akhirnya tiba menit ke-18 dari indirect free kick. Salar Aghapour memberi umpan datar yang diteruskan tembakan Mahdi Karimi. Iran perkecil kedudukan 2-3 dan menutup babak pertama.

Di babak kedua, Iran mengambil tempo permainan. Hal ini membuahkan hasil setelah di menit ke-23, setelah sepakan keras Ahmad Abbasi melesat deras ke gawang Indonesia.

Tak mau disamakan, Indonesia memberikan respons. Kali ini Samuel Eko menjebol gawang Iran usai salah satu pemainnya melakukan kesalahan. Skor kini menjadi 4-3 keunggulan Indonesia atas Iran.

Tertinggal dengan Skor 4-3 membuat Iran terus bermain menyerang. Ahmad Habiebie, jatuh bangun menyelamatkan gawang Indonesia agar tidak kebobolan.

Iran bermain power play dan memberikan hasil.Mahdi Karimi yang diplot sebagai kiper terbang, berhasil cetak gol. Skor berubah sama kuat 4-4.

Duel sengit Indonesia vs Iran di partai final berakhir imbang 4-4 dan harus dilanjutkan ke babak tambahan.

Di babak pertama tambahan waktu, Indonesia mencoba mengambil alih permainan. Barberapa peluang sempat diciptakan, tapi tak membuahkan hasil. Babak tambahan pertama tambahan waktu pun masih imbang 4-4. 

Jual beli serangan terus berlangsung di babak kedua tambahan waktu. Sampai akhirnya Israr mencatatkan namanya di papan skor untuk ketiga kalinya setelah memanfaatkan sepak pojok. Skor berubah menjadi 5-4 bagi Indonesia.

Beberapa menit berselang, Iran kembali bermain power play. Saed Abbasi melesatkan bola ke gawang Nizar dan merubah menjadi skor 5-5. Skor ini bertahan hingga babak kedua tambahan waktu dan pertandingan berlanjut ke babak adu penalti.

Di babak adu penalti, Timnas Indonesia kalah dengan skor 4-5 dari Iran. Hasil ini, membuat skuad Merah Putih gagal menjadi juara di kandang sendiri.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: