Apa Boleh Sikat Gigi saat Puasa? Begini Penjelasannya

Oleh: Kiswondari
Jumat, 20 Februari 2026 | 08:32 WIB
Ilustrasi sikat gigi. (BeritaNasional/Gemini AI-Kiswondari)
Ilustrasi sikat gigi. (BeritaNasional/Gemini AI-Kiswondari)

BeritaNasional.com - Saat Ramadan, umat Muslim diharuskan berpuasa dengan dari terbit fajar sampai dengan terbenamnya matahari. Puasa adalah tidak makan ataupun minum, juga menahan amarah dan hawa nafsu sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Namun, apa boleh sikat gigi saat puasa? 

Melansir laman Baznas, menurut beberapa Mazhab seperti dikisahkan Mazhab Syafi'i dan Mazhab Hambali, apabila menyikat gigi di waktu zuhur pada saat berpuasa hukumnya adalah makruh. Artinya, tidak berdosa jika dilakukan, namun akan lebih baik jika tidak dilakukan.

Sementara itu, Mazhab Maliki dan Mazhab Hanafi dalam At-Tadzhib fi Adillati Matn al-Ghayah wa al-Taqrib karya Musthafa Dib Al-Bugha menyebut bahwa sikat gigi saat berpuasa hukumnya mubah atau boleh dilakukan.

Apakah Sikat Gigi Membatalkan Puasa?

Pertanyaan selanjutnya, apakah sikat gigi membatalkan puasa. Ada referensi yang menyatakan penggunaan siwak atau sikat gigi dari kayu pohon Salvadora atau sejenisnya diperbolehkan saat puasa. Maka, penggunaan sikat gigi dan pasta gigi saat puasa juga dibolehkan, karena secara penggunaan, alat-alat ini tidak untuk ditelan melainkan hanya sebatas masuk ke dalam mulut kemudian dikeluarkan lagi.

Jadi secara hukum, sikat gigi saat puasa ada yang menyebut sunah dan ada juga yang menyebut makruh. Sehingga, menggosok gigi saat puasa boleh dilakukan asalkan dilakukan di waktu yang tepat, dan juga harus dipastikan pastikan tidak ada yang tertelan ke dalam mulut, baik itu pasta gigi ataupun air ketika membersihkan gigi dan mulut.

Kapan Waktu yang Tepat Sikat Gigi Saat Berpuasa?

Dilansir dari Khaleejtimes, waktu ideal untuk menggosok gigi yaitu 30 menit setelah makan. Misalnya, setelah santap sahur kemudian juga setelah makan malam atau sebelum tidur, sehingga gigi selalu dalam kondisi bersih sebelum dan setelah bangun tidur.

Menggosok gigi saat Ramadan juga tidak bisa diabaikan, meskipun dalam sebuah hadis menyebut bahwa bau mulut orang yang berpuasa diibaratkan dengan bau kasturi atau wangi surga, namun harus dipikirkan juga dari sisi kesehatannya, seperti plak dan karang gigi, serta dampak sosial terhadap orang-orang di sekitar kita.

Apalagi, berbagai ahli kesehatan menyarankan setiap orang untuk membersihkan gigi minimal dua kali sehari, dikarenakan menggosok gigi sangatlah penting untuk membersihkan sisa-sisa makanan dan minuman yang ada di sela-sela gigi dan mulut.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: