WeTV Rilis Serial Remaja 12 IPA 4, Angkat Kisah Kelas Buangan

Oleh: Bagas Kusumohadi
Kamis, 23 Juli 2026 | 20:33 WIB
Press Screening serial 12 IPA 4 digelar di XXI Epicentrum, Jakarta. (Foto/Ist)
Press Screening serial 12 IPA 4 digelar di XXI Epicentrum, Jakarta. (Foto/Ist)

BeritaNasional.com - Fenomena digital yang telah menguras air mata jutaan pembaca kini siap meledak di layar kaca. Menggandeng Unlimited Production, WeTV Indonesia secara resmi memperkenalkan WeTV Original 12 IPA 4, sebuah serial drama remaja adaptasi dari Alternate Universe (AU) viral di TikTok yang telah meraup lebih dari 35,8 juta tayangan dan 1,3 juta suka.

Menjelang penayangan perdananya pada 24 Juli 2026, sebuah acara Exclusive Press Screening sukses digelar di XXI Epicentrum, Jakarta. 

Acara ini dihadiri oleh jajaran pemain bintang, tim produksi, serta awak media yang berkesempatan menyaksikan langsung episode perdananya.

Mengusung tema berani "Rejects" Fighting for Recognition, serial ini keluar dari zona nyaman drama sekolah pada umumnya. Cerita berpusat pada perjuangan murid-murid yang dilabeli sebagai kelas buangan untuk mendapatkan pengakuan.

Di bawah arahan sutradara Dinna Jasanti, serial 8 episode ini menjanjikan pengalaman emosional yang intens. 

Penonton akan disuguhkan akting memukau dari Nayla D. Purnama yang memerankan karakter ganda, Hanin dan Hana, dalam sebuah penyamaran berbahaya demi menuntaskan janji terakhir sang kembaran untuk menyatukan keluarga yang hancur.

Ketegangan dan dinamika romansa semakin terasa dengan kehadiran Junior Roberts sebagai Jarvis, si popular boy dengan sisi pemberontak, serta Sandy Pradana sebagai Joan, musisi misterius yang menjadi pusat debaran hati Hanin.

Seluruh elemen tersebut dipadukan dengan apik bersama konflik persaingan klub tari (dance), pengkhianatan, dan pencarian jati diri yang sangat relevan dengan Gen Z.

Nostalgia SMA dan Pesan Krusial untuk Orang Tua

Sepanjang screening episode pertama, penonton disuguhkan rollercoaster emosi. Adegan mengharukan sukses menyentuh hati, namun langsung diimbangi dengan komedi segar dan kenakalan khas anak sekolah yang mengundang gelak tawa sekaligus memancing nostalgia masa putih abu-abu yang penuh warna dan persahabatan. 

Executive Producer & Country Head WeTV Indonesia, Febriamy Hutapea, menegaskan bahwa serial ini bukan sekadar romansa sekolah biasa, melainkan jawaban atas kerinduan penonton akan kisah remaja yang jujur dan dekat dengan realitas.

“Kekuatan utama serial ini bukan sekadar pada romantisme sekolah, melainkan pada dinamika persahabatan dan keberanian para siswa di kelas 'buangan' dalam menghadapi stigma. Lebih dari itu, kita diperlihatkan bagaimana ekspektasi dan ego orang tua sering kali menjadi beban berat yang memengaruhi kesehatan mental anak. Harapan kami, serial ini dapat menjadi ruang refleksi dan membuka pintu komunikasi yang lebih jujur antara anak dan orang tua di rumah,” jelas Febriamy.

Tantangan Visualisasi dan Chemistry Kuat Pemain

Mengadaptasi kisah yang sudah memiliki basis penggemar besar menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam memenuhi ekspektasi visual dari imajinasi jutaan pembaca. 

Hal ini diakui oleh Oswin Bonifanz selaku Produser Unlimited Production. Mengingat serial ini memiliki jajaran pemain yang cukup masif, proses *casting menjadi tahapan yang sangat panjang dan krusial.

“Ini adalah salah satu series dengan cast terbanyak, sehingga butuh waktu panjang untuk memvisualisasikan semua karakter. Kami melihat profil asli pemain dan bagaimana mereka membawakan karakter di dalam series ini dengan sangat matang agar imajinasi pembaca dapat diterjemahkan dengan baik ke layar kaca,” ungkap Oswin.

Proses panjang tersebut pada akhirnya terbayar lunas dengan chemistry yang terbangun apik di lokasi syuting. Mewakili para pemeran utama, Nayla D. Purnama dan Junior Roberts membagikan antusiasme mereka terhadap keakraban para kru dan pemain yang menciptakan lingkungan kerja yang nyaman.

“Banyak sekali kejadian masa SMA yang diangkat ke dalam cerita ini, seperti momen bolos bareng yang kalau divisualisasikan menjadi sangat menarik. Chemistry yang terbangun secara alami di antara pemain dan kru membuat suasana kerja sangat nyaman, dan kami bersemangat menghidupkan karakter yang sudah sangat dicintai ini,” tandas Nayla.

Para penonton yang sudah tidak sabar ingin menyaksikan keseruan masa sekolah dan perjuangan Hanin menembus batas stigma, WeTV Original "12 IPA 4" siap tayang eksklusif hanya di WeTV mulai 24 Juli 2026.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: