Jenazah Pilot Pelita Air Service Dievakuasi, Segera Diterbangkan ke Jakarta

Oleh: Bachtiarudin Alam
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:43 WIB
Jenazah Pilot Pelita Air Service Dievakuasi, Segera Diterbangkan ke Jakarta. (Foto/istimewa)
Jenazah Pilot Pelita Air Service Dievakuasi, Segera Diterbangkan ke Jakarta. (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com - TNI AU bersama Basarnas berhasil mengevakuasi jenazah pilot Pelita Air Service, Kapten Hendrick L. Adam, yang mengalami kecelakaan di wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menuju Tarakan, Jumat (20/2/2026).

Komandan Lanud Anang Busra, Marsma TNI Andreas A. Dhewo menjelaskan proses evakuasi dimulai pada pukul 09.35 WITA dengan menggunakan pesawat MAF registrasi PK-MEE.

“Pesawat tersebut lepas landas dari Tarakan pada pukul 10.20 WITA dan mendarat di Long Bawan pada pukul 11.10 WITA,” kata Andreas dalam keteranganya, Sabtu (21/2/2025).

Selanjutnya, pukul 11.38 WITA, pesawat kembali bertolak dari Long Bawan menuju Tarakan dengan membawa delapan penumpang, terdiri atas satu prajurit TNI AU, enam personel Basarnas, satu personel Pelita Air Service, serta satu jenazah sampai tiba di Tarakan pada pukul 12.25 WITA.

“Setibanya di Tarakan, jenazah diserahkan secara resmi kepada pihak Pelita Air Service untuk selanjutnya dibawa ke tempat pemulasaran di Gunung Lingkas Aci. Rencananya, jenazah akan diterbangkan ke Jakarta,” terangnya. 

Dalam kesempatan ini, Andreas mengakui keberhasilan evakuasi jenazah korban merupakan hasil sinergi dan koordinasi yang solid antara TNI AU, Basarnas, serta pihak terkait lainnya. 

“Didukung oleh respons cepat dan profesionalisme seluruh personel di lapangan,” imbuhnya.

Sekedar informasi pesawat charter Pelita kargo berjenis Air Tractor AT-802 milik PT. Pelita Air Service yang kala itu sedang membawa muatan bahan bakar, diawaki oleh satu orang pilot, tanpa awak kabin maupun penumpang.

Di mana pesawat bertugas untuk kegunaan dari pesawat tersebut merupakan armada khusus yang melayani misi pengantaran BBM satu harga ke wilayah perbatasan. 

Namun kecelakaan terjadi saat pesawat yang baru saja menyelesaikan misi distribusi ke Long Bawan. Kala itu sedang dalam rute kembali menuju Bandara Juwata, Tarakan jatuh di Wilayah Gunung Pa' Ramayo Desa Pa'Bettung Kec. Krayan Timur Kab. Nunukan.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: