Tips Tidur, Nutrisi, dan Olahraga Agar Tetap Bugar di Bulan Puasa

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 17 Maret 2026 | 22:15 WIB
Ilustrasi world sleep day. (Foto/doc. Garmin)
Ilustrasi world sleep day. (Foto/doc. Garmin)

BeritaNasional.com -  Memperingati World Sleep Day yang tahun ini bertepatan dengan bulan Ramadan, pentingnya kualitas tidur menjadi sorotan utama.

Selama Ramadan, semangat beribadah dan harapan menurunkan berat badan seringkali berbenturan dengan kenyataan: tubuh terasa lemas, emosi labil, dan sulit fokus, meski sahur dan berbuka sudah tercukupi.

Circadian Misalignment dan Turunnya Tidur REM

Banyak orang mengira rasa lemas saat puasa hanya karena lapar atau haus. Nyatanya, penyebab utama adalah gangguan jam biologis tubuh atau circadian misalignment.

“Tantangan terbesar saat Ramadan bukan pada menahan lapar, tapi pada manajemen tidur. Data menunjukkan bahwa proporsi tidur REM (Rapid Eye Movement) bisa anjlok drastis dari yang normalnya 24% menjadi hanya 10% atau kurang selama bulan puasa,” ucap Sleep Coach Vishal Dasani, dikutip dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026)

Fase REM sangat penting untuk regulasi emosi dan pemrosesan mental. Kekurangannya bisa membuat performa menurun, sulit berpikir jernih, dan mudah tersulut emosi.

Bahaya Pola Makan “Balas Dendam”

Kebiasaan mengonsumsi karbohidrat berlebihan saat sahur atau berbuka dengan harapan energi tahan lama justru kontraproduktif. 

“Pola makan ini memicu glucose spike yang kemudian diikuti sugar crash dalam hitungan jam. Hasilnya Brain Fog di pagi hari; otak sulit fokus, tubuh terasa berat, dan kantuk menyerang saat produktivitas dibutuhkan,” kata Chandrawidhi Desideriani, Marcomm Senior Manager Garmin Indonesia

Kesalahan serupa sering terjadi saat berbuka. Makan terlalu banyak atau terlalu manis sebelum tidur membuat sistem pencernaan bekerja ekstra, sementara tubuh membutuhkan suhu inti rendah untuk masuk ke Deep Sleep yang restoratif.

Akibatnya, meski tidur cukup lama, tubuh tetap lelah, dan utang tidur menumpuk. Vishal menyarankan agar makan berat dihentikan minimal 2 jam sebelum tidur malam.

Disamping itu, mendukung "Puasa Bertenaga" dan tidur yang lebih berkualitas, Garmin meluncurkan Pokémon Sleep watch face terbaru yang bisa diunduh secara gratis di aplikasi Garmin Connect IQ Store. Melengkapi watch face ini, Garmin menyarankan untuk sinkronisasi data tidur dengan aplikasi Pokémon Sleep.

Pokémon Sleep watch face dan aplikasi Pokémon Sleep kompatibel dengan perangkat Garmin seri fēnix, Forerunner, Venu and vívoactivesinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: