Profil Rachmat Gobel, Sosok Pengusaha-Negarawan yang Dedikasikan Hidup untuk Industri Nasional

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:00 WIB
Mantan Mendag Rachmat Gobel. (Foto/DPR)
Mantan Mendag Rachmat Gobel. (Foto/DPR)

BeritaNasional.com - Dunia usaha, politik, dan industri nasional tengah diselimuti awan duka. Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya, Rachmat Gobel, yang mengembuskan napas terakhir pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta. Kepergian beliau meninggalkan warisan rekam jejak yang mendalam bagi kemajuan bangsa.

Dikutip dari laman resmi NasDem, Rachmat Gobel yang lahir di Gorontalo pada 3 September 1962 tumbuh besar di lingkungan keluarga pendiri Kelompok Usaha Gobel. 

Identitasnya tidak hanya melekat sebagai pewaris takhta bisnis, tetapi juga sebagai politikus ulung yang konsisten memperjuangkan kemandirian ekonomi Indonesia.

Fondasi Bisnis dari Negeri Sakura

Fondasi kuat Rachmat di dunia industri tak lepas dari latar belakang pendidikannya. Usai menamatkan studi di jurusan Perdagangan Internasional di Chuo University, Tokyo, Jepang, ia tidak langsung pulang. Rachmat memilih menimba ilmu langsung melalui pelatihan kerja di Matsushita Group.

Berbekal pengalaman berharga dari Jepang, ia kembali ke tanah air pada tahun 1989. Tangan dinginnya berhasil menakhodai Panasonic Gobel Group hingga menjelma sebagai salah satu raksasa elektronik paling disegani di pasar domestik.

Pengabdian di Pemerintahan dan Parlemen

Sukses di sektor swasta, Rachmat Gobel memutuskan untuk memperluas kontribusinya melalui jalur birokrasi dan politik:

  • Menteri Perdagangan RI (2014–2015): Ia dipercaya memperkuat kabinet pemerintahan di sektor perdagangan nasional.
  • Utusan Khusus Presiden untuk Jepang (2017–2019): Menjadi jembatan diplomatik dan ekonomi yang krusial antara Indonesia dan Negeri Sakura.
  • Karier Parlemen (2024–2029): Terpilih sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Gorontalo lewat Partai NasDem. Di sisa masa baktinya, beliau aktif sebagai anggota Komisi VI sekaligus Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VI, serta anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP).

Melalui kursi parlemen, Rachmat dikenal vokal dalam menyuarakan isu-isu penguatan industri dalam negeri, peningkatan kualitas SDM, serta pemerataan pembangunan di daerah.

Membawa Pencak Silat Mendunia

Kontribusi Rachmat Gobel tidak hanya tertuju pada roda ekonomi dan politik, melainkan juga pada kelestarian budaya dan olahraga Indonesia.

Sebagai Ketua Harian Pencak Silat, ia menjadi salah satu aktor intelektual di balik meluasnya popularitas olahraga bela diri asli nusantara ini hingga ke benua Eropa dan Afrika. Dedikasinya membawa pencak silat diakui dan disegani di panggung olahraga internasional.

Kecintaannya pada dunia olahraga juga sempat membawa Rachmat dipercaya memegang tongkat komando sebagai Ketua Harian Panitia Penyelenggara SEA Games XI Indonesia (INASOC).

Kini, sang tokoh industri dan negarawan itu telah tiada. Namun, dedikasinya dalam memperkuat industri lokal dan membawa nama Indonesia ke kancah global akan tetap menjadi catatan sejarah yang menginspirasi generasi mendatang.

(Rep/Bunga)sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: