Carrick Murka! Keputusan Kontroversi Wasit Warnai Hasil Imbang Manchester United

Oleh: Harits Tryan
Minggu, 22 Maret 2026 | 10:00 WIB
Bournemouth vs Manchester United di Liga Inggris. (Foto/Manchester United)
Bournemouth vs Manchester United di Liga Inggris. (Foto/Manchester United)

BeritaNasional.com - Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menyebut keputusan wasit Stuart Attwell sebagai “membingungkan” dan “mengejutkan” setelah timnya merasa dirugikan dalam keputusan penalti pada hasil imbang 2-2 melawan Bournemouth di Premier League.

United unggul lebih dulu pada menit ke-61 melalui penalti Bruno Fernandes setelah bek Bournemouth, Álex Jiménez, menarik baju Matheus Cunha di dalam kotak penalti.

Beberapa menit kemudian, Amad Diallo dijatuhkan oleh Adrien Truffert di area terlarang. Namun, VAR menilai kontak tersebut “tidak cukup” untuk dianggap sebagai pelanggaran sehingga permintaan penalti United ditolak. Tak lama berselang, Bournemouth langsung melancarkan serangan balik dan menyamakan kedudukan melalui Ryan Christie.

United kembali unggul pada menit ke-71 setelah bek Bournemouth, James Hill, secara tidak sengaja menyundul bola hasil sepak pojok Fernandes ke gawang sendiri.

Namun situasi berubah ketika Harry Maguire mendorong striker Evanilson di kotak penalti. Insiden itu berujung kartu merah bagi Maguire dan penalti untuk Bournemouth yang kemudian dimanfaatkan untuk menyamakan skor.

“Dia pasti salah dalam salah satu keputusan, karena dia memberikan satu penalti kepada kami untuk situasi yang sama, tetapi tidak memberikan yang lainnya,” kata Carrick dikutip dari ESPN, Minggu (22/3/2026)

“Ada tarikan dengan dua tangan. Yang terhadap Matheus dia beri penalti, yang kedua terhadap Amad tidak, padahal menurut saya hampir identik. Jika seseorang memegang dengan dua tangan di kotak penalti dan pemain itu jatuh saat menguasai bola, bagi saya itu dua-duanya penalti," timpal dia.

Carrick juga mempertanyakan konsistensi keputusan tersebut. Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut sangat sulit dipahami.

“Itu benar-benar membingungkan. Dan karena mereka mencetak gol, pertandingan berubah. Kami bertahan dengan 10 pemain dengan cukup baik, tetapi soal penalti itu benar-benar mengejutkan. Salah satunya pasti keliru," jelas dia.

Sementara, Kapten United, Bruno Fernandes, juga mengungkapkan kekecewaannya. Ia menilai pemain bertubuh kecil kerap tidak mendapatkan perlakuan adil dari wasit.

“Kami tidak mendapatkan penalti, lalu mereka mendapatkan penalti dalam situasi yang sama dengan Amad yang satu dianggap pelanggaran, yang satu tidak,” ujar Fernandes kepada Sky Sports.

“Saya tahu sulit bagi wasit memberikan dua penalti kepada tim yang sama dalam satu pertandingan, tetapi saya tidak mengerti mengapa VAR tidak ikut campur dalam situasi itu atau pada insiden Harry. Seharusnya keduanya penalti, atau tidak sama sekali.”

Fernandes menilai insiden terhadap Diallo layak diganjar penalti.

“Amad berada dalam posisi untuk menembak dan didorong hingga kehilangan keseimbangan. Ini membuat frustrasi bagi pemain bertubuh kecil karena mereka sering dianggap mudah jatuh, sementara pemain besar justru lebih sering mendapatkan pelanggaran.”

Ia menegaskan bahwa kedua insiden tersebut bisa berdampak besar pada jalannya pertandingan.

Hasil imbang ini membuat Manchester United tetap berada di posisi ketiga klasemen sementara Premier League. Mereka berharap pesaing seperti Liverpool, Aston Villa, dan Chelsea terpeleset akhir pekan ini dalam perebutan posisi lima besar demi tiket ke Liga Champions musim depan.

Sumber: ESPNsinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: