Donnarumma Menangis Usai Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia

Oleh: Harits Tryan
Jumat, 03 April 2026 | 05:31 WIB
Kiper Timnas Italia Gianluigi Donnarumma. (Foto/instagram donnarumma).
Kiper Timnas Italia Gianluigi Donnarumma. (Foto/instagram donnarumma).

BeritaNasional.com -  Kiper Timnas Italia Gianluigi Donnarumma mengaku menangis setelah Italia kembali gagal lolos ke Piala Dunia usai dikalahkan Bosnia dan Herzegovina melalui adu penalti pada laga playoff, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB

Kekalahan tersebut memperpanjang catatan buruk Italia yang kini absen dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun, meski berstatus sebagai juara dunia empat kali.

Donnarumma, yang menjalani debut bersama timnas Italia pada 2016 saat berusia 17 tahun, mengungkapkan kekecewaannya melalui unggahan emosional di Instagram sehari setelah pertandingan.

"Setelah pertandingan, saya menangis. Saya menangis karena kekecewaan tidak bisa membawa Italia ke tempat yang seharusnya," tulis mantan kiper Paris Saint-Germain dan AC Milan tersebut.

"Saya menangis karena kesedihan yang sangat besar yang saya rasakan, bersama seluruh tim Azzurri, yang saya banggakan sebagai kaptennya, dan saya tahu kalian, para penggemar tim nasional, juga merasakannya."

Dalam laga tersebut, Donnarumma gagal menepis satu pun tendangan penalti dari Bosnia dan Herzegovina. Sementara itu, dua penendang Italia, Pio Esposito dan Bryan Cristante, justru gagal menjalankan tugasnya.

Kekalahan dari tim peringkat ke-66 dunia itu menuai sorotan tajam dari media Italia yang menyebutnya sebagai “kiamat ketiga”. Meski demikian, Donnarumma meminta timnya segera bangkit dari keterpurukan.

“Kami harus menemukan keberanian untuk membuka lembaran baru, sekali lagi,” ujarnya.

“Dan untuk melakukannya dibutuhkan banyak kekuatan, semangat, dan keyakinan. Selalu percaya; itulah kekuatan pendorong untuk terus maju.”

Ia menegaskan bahwa timnas Italia harus kembali berjuang bersama untuk mengembalikan kejayaan.

“Karena hidup memberi penghargaan kepada mereka yang memberikan segalanya, tanpa menahan diri. Dan dari sinilah kami harus memulai lagi. Bersama. Sekali lagi. Untuk membawa Italia kembali ke tempat yang seharusnya,” tutup Donnarumma.

Sumber: ESPNsinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: