Penjualan Tesla Melempem di Kuartal Pertama 2026

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 03 April 2026 | 22:00 WIB
Tesla Model Y. (Foto/Tesla)
Tesla Model Y. (Foto/Tesla)

BeritaNasional.com - Ambisi Tesla untuk mendominasi pasar mobil listrik (EV) global lewat lini produk terjangkau tampaknya belum membuahkan hasil manis. Meski telah merilis versi murah dari Model Y dan Model 3 pada Oktober 2025, angka penjualan perusahaan milik Elon Musk ini justru meleset dari target.

Berdasarkan laporan kuartal pertama (Q1) yang dirilis pada Kamis (2/4/2026), Tesla tercatat mengirimkan 358.023 unit kendaraan secara global. Angka ini berada di bawah ekspektasi pasar yang mematok target di angka 368.000 unit.

Produksi Melimpah, Pembeli Kurang

Masalah utama yang terlihat adalah ketimpangan antara jumlah produksi dan penjualan. Tesla memproduksi total 408.386 unit, namun hanya sebagian yang berhasil dikirim ke tangan konsumen.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 yang saat itu disebut sebagai kuartal terburuk Tesla, peningkatan pengiriman tahun ini hanya sekitar 6 persen. Mengingat Q1 tahun 2025 sempat terhambat oleh penutupan jalur produksi untuk perbaikan alat, angka di awal 2026 ini dinilai tidak menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.

Kinerja lesu ini menjadi pukulan telak bagi perusahaan yang pernah sesumbar akan meningkatkan penjualan sebesar 50 persen setiap tahun. 

Kini, Tesla menghadapi risiko penurunan penjualan tahunan untuk ketiga kalinya berturut-turut di saat profit perusahaan juga dilaporkan merosot tajam.

Strategi Elon Musk mulai dipertanyakan. Alih-alih melanjutkan proyek mobil listrik murah seharga $25.000 (sekitar Rp400 juta), Musk memilih menghentikan proyek tersebut demi fokus pada "CyberCab." 

Sebagai gantinya, Tesla hanya meluncurkan versi sederhana (stripped-down) dari Model 3 dan Model Y dengan harga mulai dari $36.990.

Nasib Cybertruck dan Persaingan Global

Bukan hanya model sedan dan SUV yang lesu, Cybertruck yang digadang-gadang sebagai revolusi kendaraan baja juga gagal memenuhi ekspektasi tinggi Musk. Sepanjang kuartal ini, model lain yang mencakup Cybertruck serta sisa stok Model S dan X hanya terjual 16.130 unit.

Sumber: TechCrunchsinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: