Quartararo Nilai Yamaha Belum Temukan Solusi di MotoGP 2026

Oleh: Harits Tryan
Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB
Pembalap Fabio Quartararo. (Foto/instagram fabioquartararo20).
Pembalap Fabio Quartararo. (Foto/instagram fabioquartararo20).

BeritaNasional.com - Pembalap Fabio Quartararo mengungkapkan pandangannya terkait performa motor Yamaha yang dinilai belum kompetitif pada awal musim MotoGP 2026. Ia bahkan menyebut bahwa akan “baik” bagi tim jika menyadari motor mereka justru lebih lambat di sirkuit-sirkuit yang sebelumnya menjadi andalan.

Musim penuh pertama Yamaha dengan motor V4 M1 anyar belum menunjukkan hasil memuaskan. Setelah tiga seri, Quartararo menjadi pembalap terbaik tim dengan koleksi enam poin, sementara Yamaha baru mengumpulkan total sembilan poin di klasemen konstruktor.

Juara dunia 2021 itu tetap menunjukkan kepercayaan terhadap proyek jangka panjang Yamaha, meskipun ia telah dipastikan akan bergabung dengan Honda pada musim depan. Namun demikian, ia mengakui bahwa tim saat ini masih kesulitan menemukan solusi atas masalah yang dihadapi motor V4 tersebut.

Usai Grand Prix Amerika Serikat di Circuit of the Americas (COTA), di mana ia gagal meraih poin, Quartararo mengungkapkan bahwa Yamaha belum memahami sepenuhnya cara memperbaiki performa motor mereka.

Selain itu, ia juga menyoroti perbandingan yang terus dilakukan di internal tim antara mesin V4 dan mesin empat silinder segaris. Menurutnya, pendekatan tersebut tidak lagi relevan dalam situasi saat ini.

Di COTA, Quartararo mencatatkan waktu sekitar setengah detik lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya, namun hanya mampu menempati posisi ke-16. Sebagai perbandingan, pada 2025 ia berada di posisi ke-11 saat kualifikasi. Sementara itu, peningkatan performa rival seperti Ducati bahkan mencapai hampir satu detik dalam perebutan pole position.

COTA sendiri bukan sirkuit yang bersahabat bagi Yamaha dalam beberapa musim terakhir. Quartararo pun meragukan timnya mampu mengulang hasil positif seperti di Jerez musim lalu, saat ia meraih pole position dan finis kedua.

Menurutnya, justru penting bagi Yamaha untuk menerima kenyataan bahwa performa mereka menurun, bahkan di lintasan yang sebelumnya menguntungkan.

“Saya rasa, entah cuacanya cerah atau hujan, saya tidak tahu mana yang lebih baik, tetapi yang terpenting adalah berhenti membandingkan catatan waktu putaran,” ujar Quartararo dikutip dari Crash, Sabtu (4/4/2026).

“Karena kami membandingkan di dalam tim. Ya, di sesi kualifikasi kami setengah detik lebih cepat dari tahun lalu, sementara tim lain bertambah satu detik," imbuh dia.

Ia menambahkan, akan bagus juga bagi tim untuk melihat bahwa catatan waktu putaran jauh lebih lambat daripada tahun lalu di sirkuit seperti Jerez dan Le Mans.

"Saya rasa itu akan bermanfaat bagi para insinyur," tandasya.

Sumber: Crashsinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: