Dirut ID FOOD Ungkap Masalah Kelangkaan Plastik Bikin Sulit Dapat Kemasan

Oleh: Ahda Bayhaqi
Selasa, 07 April 2026 | 13:02 WIB
Dirut PT RNI Persero atau ID FOOD Ghimoyo di Komisi IV DPR. (BeritaNasional/YT DPR RI)
Dirut PT RNI Persero atau ID FOOD Ghimoyo di Komisi IV DPR. (BeritaNasional/YT DPR RI)

BeritaNasional.com - Direktur Utama (Dirut) PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD Ghimoyo mengungkap, saat ini kesulitan mendapatkan kemasan, karena pabrik kesulitan memperoleh bahan baku biji plastik. Ghimoyo mengungkap, saat ini terjadi kelangkaan biji plastik.

"Kami kesulitan yang sekarang lagi viral bukan lagi viral, lagi terasa di pihak kami sebagai pemain pangan yaitu kesulitan kemasan. Jadi di semua pabrik-pabrik itu sudah mulai terasa kelangkaan biji plastik," ujarnya saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Kesulitan mendapatkan kemasan menjadi masalah yang krusial. Sebab produk ID FOOD menggunakan kemasan berbahan plastik.

"Ini lebih krusial karena ini seluruh pangan, seluruh pupuk, seluruh beras, itu menggunakan karung plastik. Lalu kemasan-kemasan kiloan, kemasan minyak goreng juga menggunakan bahan yang sama," jelas Ghimoyo.

Ia meminta dukungan Komisi IV DPR RI untuk memberikan subsidi biaya angkut logistik. Supaya distribusi pangan ke seluruh wilayah Indonesia, serta daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) dapat terkendali.

"Oleh karena itu, dukungan subsidi biaya angkut logistik akan sangat membantu agar harga pangan di wilayah tersebut tetap terjangkau dan tidak terjadi disparitas yang tinggi," ujarnya.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: