Bandara Lombok Tambah Layanan Penerbangan Maskapai Baru dari Jakarta
BeritaNasional.com - Kabar baik bagi warga Jakarta yang sering berpergian ke Lombok, karena PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) yang mengoperasikan Bandara Internasional Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) menambah layanan penerbangan maskapai baru untuk rute Jakarta (CGK)-Lombok (LOP) pulang pergi.
"Maskapai baru ini melayani frekuensi dua kali penerbangan setiap hari, dengan jadwal CGK-LOP pada pukul 05.00 WIB dan 15.00 WIB, serta LOP-CGK pada pukul 08.30 WITA dan 18.15 WITA," kata General Manager Bandara Internasional Lombok Aidhil Philip di Lombok Tengah, NTB, Sabtu (18/4/2026).
Adhil menjelaskan, pada rute ini, maskapai baru yakni, Trans Nusa ini mengoperasikan pesawat jenis Airbus A320 dengan fasilitas bagasi kabin gratis 7 kilogram serta bagasi tercatat 20 kilogram.
Ia pun mengapresiasi maskapai baru ini atas pembukaan rute tersebut yang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat jaringan transportasi udara di wilayah NTB.
"Beroperasinya rute langsung Lombok-Jakarta ini merupakan wujud komitmen bersama dalam meningkatkan aksesibilitas dan memberikan lebih banyak pilihan jadwal penerbangan bagi masyarakat," ujarnya.
Pihaknya pun optimistis bahwa kehadiran rute ini akan memberikan dampak positif terhadap mobilitas penumpang serta pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah di wilayah NTB.
Penambahan frekuensi penerbangan ini juga diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi wisatawan domestik maupun pelaku perjalanan bisnis dalam mengakses destinasi unggulan di Lombok dan sekitarnya.
Dengan penambahan rute ini, Bandara Lombok saat ini melayani konektivitas langsung menuju 12 destinasi domestik, yaitu Jakarta (CGK), Surabaya (SUB), Bali (DPS), Yogyakarta (YIA), Bima (BMU), Sumbawa Besar (SWQ), Makassar (UPG), Balikpapan (BPN), Labuan Bajo (LBJ), Waingapu (WGP), Tambolaka (TMC), dan Banyuwangi (BWX).
"Sementara itu, untuk penerbangan internasional, terdapat dua rute tujuan, yakni Kuala Lumpur (KUL) dan Batik Air Malaysia (OD), serta Singapura," jelasnya.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






