Tottenham Gagal Bangkit, Peluang Degradasi Semakin Besar
BeritaNasional.com - Hasil imbang dramatis kembali menghantui Tottenham Hotspur. Bermain di kandang sendiri, Spurs gagal mengamankan kemenangan setelah ditahan 2-2 oleh Brighton & Hove Albion.
Gol spektakuler dari Xavi Simons sempat membuka harapan, namun gol telat Georginio Rutter memupuskan kemenangan yang sudah di depan mata.
Hasil ini membuat Tottenham tetap terpuruk di papan bawah Premier League, tepatnya di posisi ke-18. Ancaman degradasi kini bukan lagi sekadar kemungkinan, melainkan skenario yang semakin nyata bagi tim asal London tersebut.
Jika benar turun kasta ke Championship, dampak finansial besar sudah menanti. Pendapatan hak siar yang sebelumnya mencapai sekitar £127 juta berpotensi anjlok drastis hingga puluhan juta pound. Pemasukan dari hari pertandingan juga diperkirakan turun hampir separuh karena penyesuaian harga tiket.
Selain itu, absennya Spurs dari kompetisi Eropa akan memengaruhi nilai kontrak sponsor. Dalam beberapa kasus, mitra komersial bisa memangkas nilai kerja sama atau bahkan menarik diri sepenuhnya. Secara keseluruhan, kerugian klub diperkirakan bisa menembus angka £250 juta.
Dari sisi skuad, eksodus pemain hampir tak terhindarkan. Nama-nama seperti Cristian Romero dan Micky van de Ven diprediksi menjadi incaran klub lain. Sementara itu, masa depan Richarlison dan Guglielmo Vicario juga berada di ujung tanduk.
Di bangku pelatih, posisi Roberto De Zerbi turut menjadi sorotan. Meski sebelumnya berkomitmen bertahan, tekanan finansial dan performa tim bisa memicu perubahan keputusan. Namun, kontrak jangka panjang yang dimilikinya membuat pemecatan bukan perkara mudah, mengingat biaya kompensasi yang besar.
Dengan situasi yang semakin genting, Tottenham kini berada di persimpangan penting. Tanpa perbaikan cepat, musim ini bisa menjadi salah satu periode terburuk dalam sejarah mereka di era Premier League.
Kata kunci SEO: Tottenham Hotspur, degradasi Premier League, hasil Tottenham vs Brighton, Xavi Simons, Roberto De Zerbi, klasemen Liga Inggris, finansial klub bola.
PERISTIWA | 20 jam yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






