Cak Imin Kumpulkan 13 Menteri, Bahas Evaluasi Penanggulangan Kemiskinan

Oleh: Panji Septo R
Senin, 27 April 2026 | 14:48 WIB
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar. (BeritaNasional/Panji Septo)
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar. (BeritaNasional/Panji Septo)

BeritaNasional.com - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mengumpulkan sedikitnya 13 menteri, kepala lembaga, serta pimpinan TNI-Polri dalam rapat evaluasi penanggulangan kemiskinan.

Pengumpulan tersebut dilakukan dalam rangka Rapat Tingkat Menteri terkait Evaluasi Capaian Pelaksanaan Instruksi Presiden No. 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Rapat ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang percepatan pengentasan kemiskinan, dengan melibatkan lintas kementerian dan lembaga secara luas.

“Terima kasih kepada Bapak-Ibu para menteri, wakil menteri, jajaran kepala badan dan wakil kepala badan, luar biasa kesungguhan dan upaya-upaya yang telah dilakukan,” kata Cak Imin di Jakarta, Senin (27/4/2026).

Ia menekankan bahwa kehadiran para pejabat tinggi negara sangat penting untuk menuntaskan target penanggulangan kemiskinan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Dan tentu kehadiran Bapak-Ibu sangat penting untuk menuntaskan pekerjaan dari Inpres 8 Tahun 2025 tentang penanggulangan kemiskinan,” ujarnya.

Dalam pembukaan rapat tersebut, Cak Imin mengklaim angka kemiskinan ekstrem berhasil turun dari 1,26 persen pada Maret 2024 menjadi 0,78 persen pada September 2025.

Menurutnya, sekitar 0,48 persen penduduk miskin ekstrem telah naik kelas, sehingga jumlah penduduk miskin ekstrem menjadi 2,2 juta orang dari sebelumnya 3,56 juta orang.

“Ini patut kita syukuri, sekaligus kita masih memiliki tanggungan 2,2 juta dari yang sebelumnya 3,56 juta orang,” ucapnya.

Dalam forum itu, sejumlah menteri yang hadir antara lain Menteri Sosial, Menteri Agama, Menteri PUPR, Menteri ATR/BPN, Menteri UMKM, hingga Menteri PAN-RB, serta pimpinan badan dan wakil menteri dari berbagai sektor.

Rapat lintas sektor tersebut juga dihadiri Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya sinkronisasi program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Cak Imin menyatakan koordinasi besar tersebut diperlukan agar seluruh program intervensi berjalan terintegrasi dan tepat sasaran.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: