KRL Cikarang Lumpuh, KAI Commuter Kerahkan Bus Transjakarta dari Bulak Kapal ke Stasiun Bekasi

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 28 April 2026 | 06:53 WIB
Bus Transjakarta melintas di jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (12/2/2026).(Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Bus Transjakarta melintas di jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (12/2/2026).(Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Imbas tabrakan kereta Argo Bromo Anggrek dan kereta commuter di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam WIB, KAI Commuter (KCI) mengambil langkah darurat untuk mengurai penumpukan penumpang. 

Hingga Selasa (28/4/2026) pagi, perjalanan KRL dari Stasiun Cikarang masih belum bisa diberangkatkan.

Sebagai solusinya, pihak KCI bekerja sama dengan pihak terkait menyediakan armada bus pengumpan (shuttle bus) bagi para calon penumpang yang tertahan.

Hingga saat ini, tim teknis masih terus berupaya melakukan penanganan di lokasi kejadian. Selama proses tersebut berlangsung, jalur dari arah Cikarang praktis tidak bisa dilalui oleh rangkaian kereta.

"Sehubungan belum adanya keberangkatan perjalanan Commuter Line dari Cikarang akibat adanya insiden operasional di Stasiun Bekasi Timur dan saat ini masih proses evakuasi," tulis manajemen KAI Commuter melalui akun Instagram resminya, @commuterline, pada Selasa (28/4/2026) pagi WIB.

Daftar Armada Shuttle Bus Transjakarta

Untuk memfasilitasi pengguna yang harus segera menuju Jakarta, KAI Commuter mengarahkan penumpang ke Terminal Bulak Kapal guna melanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju Stasiun Bekasi.

"KAI Commuter menyediakan shuttle bus Transjakarta No. TJ 785, TJ 854, TJ 531, TJ 782, keberangkatan dari Terminal Bulak Kapal Bekasi dengan tujuan Stasiun Bekasi," tulis KAI Commuter.

Langkah ini diambil agar penumpang yang terlanjur berada di area Bekasi Timur dan sekitarnya tetap bisa menjangkau Stasiun Bekasi, yang saat ini menjadi titik keberangkatan awal paling timur untuk rute menuju Manggarai maupun Pasar Senen.

Gangguan di jam berangkat kerja ini diakui pihak KCI telah menimbulkan ketidaknyamanan besar bagi masyarakat. 

Pihak manajemen meminta pengguna jasa untuk tetap tenang dan mengikuti instruksi petugas di lapangan agar tidak terjadi kecelakaan di area stasiun maupun terminal.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya, selalu utamakan keselamatan dan ikuti arahan dari petugas," tulis pihak KCI menutup keterangannya.

Para pengguna Commuter Line sangat disarankan untuk mempertimbangkan moda transportasi lain jika tidak ingin terjebak dalam antrean shuttle bus, mengingat proses evakuasi di Stasiun Bekasi Timur masih terus diupayakan hingga jalur kembali dinyatakan aman.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: