Film Dokumenter The Longest Wait Angkat Perjuangan Timnas Indonesia ke Layar Lebar

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 30 April 2026 | 05:01 WIB
Film Dokumenter The Longest Wait Angkat Perjuangan Timnas Indonesia ke Layar Lebar. (Foto/istimewa)
Film Dokumenter The Longest Wait Angkat Perjuangan Timnas Indonesia ke Layar Lebar. (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com - Perjalanan panjang Tim Nasional Indonesia dalam memburu mimpi tampil di Piala Dunia akhirnya diangkat ke layar lebar melalui film dokumenter berjudul The Longest Wait. Film ini secara resmi diperkenalkan kepada publik dalam konferensi pers, sekaligus menandai dimulainya promosi menuju penayangan di bioskop pada 18 Juni 2026.

Setelah hampir sembilan dekade sejak keikutsertaan di Piala Dunia FIFA 1938, sepak bola Indonesia belum kembali ke panggung tertinggi dunia. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, harapan itu kembali tumbuh seiring capaian Tim Nasional Indonesia yang mencapai titik terjauh dalam upaya menuju Piala Dunia.

Film The Longest Wait hadir tidak hanya sebagai dokumentasi perjalanan tim, tetapi juga menggali sisi lain yang jarang terlihat publik. Mulai dari dinamika di ruang ganti, tekanan sebagai representasi bangsa, hingga kisah personal para pemain yang datang dari latar belakang berbeda namun dipersatukan oleh satu tujuan.

Diproduksi oleh Fremantle Indonesia dan Beach House Pictures, film ini menawarkan pendekatan sinematik dengan akses mendalam terhadap perjalanan tim. Produksi dilakukan selama hampir dua tahun, mengikuti aktivitas tim dari pertandingan hingga kehidupan di luar lapangan, termasuk peliputan di luar negeri.

Dalam prosesnya, kru produksi juga menghadapi tantangan, salah satunya saat melakukan peliputan di Jeddah, Arab Saudi, ketika anggota tim sempat diamankan oleh otoritas setempat. Hal ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan cerita yang autentik dan utuh.

Film ini juga melibatkan kerja sama dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia sebagai pemilik hak kekayaan intelektual timnas. Dukungan terhadap film ini turut datang dari berbagai pihak, termasuk AQUA dan Bank Mandiri. Keduanya menegaskan komitmennya dalam mendukung perjalanan sepak bola nasional.

Head of Marketing AQUA, Rahman Riza, menyatakan bahwa film ini merupakan bentuk apresiasi tidak hanya bagi pemain, tetapi juga pihak-pihak di balik layar.

“Tak hanya memberikan air mineral berkualitas bagi para pemain untuk berlaga di lapangan, melalui film dokumenter The Longest Wait, AQUA ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya tidak hanya kepada para pemain tetapi juga kepada mereka yang telah berjasa di balik layar, atau yang kami sebut pemain ke-12, dalam setiap pencapaian Timnas,” ujarnya dalam keterangannya dikutip, Kamis (29/4/2026).

Sementara itu, Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung olahraga nasional.

“Sejak awal Bank Mandiri konsisten mendukung perkembangan olahraga nasional agar mampu bersaing di level internasional. Kami percaya, proses pembinaan yang kuat dan berkelanjutan menjadi kunci dalam melahirkan atlet-atlet unggul, sekaligus menghadirkan cerita perjuangan yang dapat menginspirasi masyarakat luas,” kata Adhika.

Executive Producer Beach House Pictures, Donovan Chan, menilai film ini lebih dari sekadar cerita sepak bola.

“Sejak awal, kami melihat ini sebagai sesuatu yang lebih dari sekadar cerita sepak bola. Ini tentang sebuah bangsa yang telah lama menunggu, berharap, dan tidak pernah benar-benar melepaskan mimpinya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Executive Producer Fremantle Indonesia, Sakti Parantean, yang menyebut film ini sebagai representasi harapan seluruh masyarakat Indonesia.

“Kami percaya ini adalah cerita yang dimiliki semua orang Indonesia. Bukan hanya tentang tim nasional, tapi tentang harapan yang kita rasakan bersama,” katanya.

The Longest Wait disutradarai oleh Sam C. Webb dan menjadi film dokumenter pertama yang mengangkat perjalanan Tim Nasional Indonesia secara mendalam. Poster dan trailer perdana yang dirilis turut memberikan gambaran emosional mengenai perjalanan panjang, harapan, dan mimpi yang menyatukan seluruh bangsa.

Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 18 Juni 2026.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: