Prabowo Disebut Bahas Pangan dan Energi di KTT ASEAN 2026

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Rabu, 06 Mei 2026 | 15:00 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (12/3/2026). (Foto/doc. Sekretariat Presiden)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (12/3/2026). (Foto/doc. Sekretariat Presiden)

BeritaNasional.com -  Presiden Prabowo Subianto disebut akan membahas isu pangan dan energi pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2026 yang digelar di Filipina.

“Besok, insyaallah, Bapak Presiden akan mengikuti KTT ASEAN di Filipina, tuan rumahnya memang Filipina. Isunya ada dua, yang pertama adalah isu pangan, yang kedua adalah energi,” ujarnya.

Bahli yang menyampaikan pernyataan tersebut di geudng Kementerian ESDM Jakarta, Rabu (6/5/2026) merinci terkait isu energi, salah satu pembahasan dalam KTT ASEAN yakni membangun kekuatan energi di kawasan Asia Tenggara dan nikel merupakan salah satu komoditas energi yang memiliki peranan penting.

“Nikel adalah salah satu komoditas energi yang bisa dikonversi untuk menjadi baterai,” ucapnya.

Indonesia sambungya, merupakan salah satu negara yang memiliki pabrik ekosistem baterai kendaraan listrik (EV) dari hulu hingga ke hilir.

Ketua Umum Partai Golkar ini juga menekankan tidak semua negara memiliki ekosistem tersebut, sehingga Indonesia membuka diri untuk negara lain.

Menuruutnya jika Filipina berminat untuk menjadi suplai nikel bagi smelter di Indonesia,kita membuka diri.

“Kalau Indonesia kekurangan bahan bakunya, bisa disuplai dari mana saja. Jadi, tidak ada isu kerja sama yang lebih teknis, spesifik, itu nggak ada, ya,” ujar dia.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan fokus Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2026 adalah mengatasi dampak konflik global, terutama konflik di Timur Tengah, terhadap kawasan ASEAN. (Antara)sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: