Jakarta Perluas Jaringan dan Komunikasi dengan Kota-kota Global

Oleh: Tim Redaksi
Senin, 11 Mei 2026 | 12:00 WIB
Pekerja berjalan saat jam pulang kerja di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (24/12/2025). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Pekerja berjalan saat jam pulang kerja di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (24/12/2025). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Pemprov DKI Jakarta terus memacu transformasi Jakarta menjadi kota global yang kompetitif.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Uus Kuswanto menegaskan, sebagai kota global, Jakarta kini tidak hanya fokus pada pembangunan internal, tetapi juga aktif memperkuat jejaring internasional.

"Penguatan kerja sama internasional dilakukan untuk memperluas konektivitas global dan berbagi inovasi pembangunan kota," ujar Uus yang dikutip dari Antara pada Senin (11/5/2026).

Di tengah ketidakpastian situasi global, perekonomian Jakarta justru menunjukkan tren positif yang signifikan. Berdasarkan data terbaru, pertumbuhan ekonomi Jakarta tercatat merangkak naik dari 5,21 persen pada akhir 2025 menjadi 5,56 persen pada awal 2026.

Pencapaian ini dianggap sebagai bukti bahwa Jakarta memiliki fondasi ekonomi yang sangat stabil.

“Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Jakarta mampu menunjukkan daya tahan ekonomi yang kuat. Ini membuktikan bahwa Jakarta tetap tumbuh, berkembang, dan siap bersaing di tingkat global,” tegas Uus.

Selain fokus pada angka ekonomi, Pemprov DKI juga tengah mengebut penataan kawasan strategis. 

Salah satu proyek prioritas adalah revitalisasi kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan. Penataan ini ditargetkan rampung sebelum perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta pada 22 Juni 2026 mendatang.

Revitalisasi ini sangat krusial mengingat kawasan Rasuna Said merupakan "jantung" diplomatik dan ekonomi nasional yang menjadi markas besar berbagai kedutaan besar serta kementerian.

“Jakarta harus terus ditata dan dibangun agar benar-benar menjadi kota global yang nyata. Penataan kawasan Rasuna Said dan Kuningan merupakan bagian dari upaya menghadirkan wajah Jakarta yang modern, nyaman, dan membanggakan,” tutur Uus.

Meski bertransformasi menjadi kota modern berskala internasional, Uus mengingatkan bahwa keberhasilan ini sangat bergantung pada dukungan masyarakat. 

Ia juga menekankan bahwa Jakarta tidak akan melupakan akar budayanya.

“Dukungan seluruh warga Jakarta menjadi kata kunci agar Jakarta dapat menjadi kota kebanggaan berskala internasional, dengan tetap menjunjung budaya Betawi sebagai budaya inti Kota Jakarta,” tandasnya.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: