Komisi I DPR Dorong Status Lanud I Gusti Ngurah Rai Naik Menjadi Tipe A

Oleh: Panji Septo R
Minggu, 28 Juni 2026 | 10:04 WIB
Foto-foto kegiatan DPR RI dalam kinerja selama tahun 2025. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
Foto-foto kegiatan DPR RI dalam kinerja selama tahun 2025. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com - Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin mendorong peningkatan status Pangkalan Udara (Lanud) I Gusti Ngurah Rai di Bali dari tipe B menjadi tipe A.

Menurutnya, peningkatan status tersebut penting untuk memperkuat sistem pertahanan sekaligus mendukung peran strategis Lanud yang terintegrasi dengan bandara internasional.

“(Lanud) I Gusti Ngurah Rai ini sebetulnya memiliki peranan yang sangat penting. Karena berada di posisi yang strategis, kemudian juga beririsan dengan bandara internasional dan komersial,” ujar Nurul Arifin saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI ke Lanud I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, dikutip Minggu (28/6/2026).

Politikus Fraksi Partai Golkar itu menyoroti status Lanud I Gusti Ngurah Rai yang masih bertipe B sejak 2012. Menurutnya, kondisi tersebut perlu dievaluasi karena berkaitan dengan dukungan sistem dan anggaran pertahanan.

“Kita menginginkan Lanud ini naik ke tipe A, bukan lagi B. Karena ini penting terkait dengan sistem pertahanan,” tegasnya.

Nurul juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga kesiapan Lanud I Gusti Ngurah Rai, baik dari sisi pertahanan, pemanfaatan teknologi, kesiapan masyarakat sekitar, maupun kelestarian lingkungan.

Ia memastikan usulan peningkatan status Lanud I Gusti Ngurah Rai akan menjadi salah satu prioritas yang akan disampaikan dalam rapat kerja Komisi I DPR RI bersama Menteri Pertahanan.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapan infrastruktur pertahanan nasional.

“Ada kolaborasi bagaimana menjaga Lanud I Gusti Ngurah Rai ini, agar tetap merepresentasikan bandara internasional yang tidak hanya untuk komersial, tetapi juga untuk tamu-tamu kenegaraan dan mendukung hubungan diplomasi dengan negara lain,” tandasnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: