3 Peserta SPPI Meninggal Dunia, Komisi I DPR Dorong Penyempurnaan Program

Oleh: Ahda Bayhaqi
Kamis, 25 Juni 2026 | 18:15 WIB
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, memberikan penjelasan kepada wartawan terkait perkembangan situasi nasional dan global. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, memberikan penjelasan kepada wartawan terkait perkembangan situasi nasional dan global. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyampaikan duka cita atas meninggalnya tiga peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).

Komisi I DPR mendorong ada perbaikan untuk menyempurnakan program tersebut.

"Kita memantau prosesnya gimana dan kita kalau dari sepengetahuan saya, proses rekrutmen kesehatan segala macam itu sudah dilalui," kata Dave di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

"Dan bila mana harus ada yang diperbaiki, ada yang diubah ya itu adalah masukan yang harus diterima untuk menyempurnakan program tersebut, sehingga program yang dibuat untuk kepentingan bangsa dan masyarakat ini benar-benar bisa berjalan," sambungnya.

Menurut Dave, latihan dasar militer tersebut didesain untuk peserta dalam kondisi fit. Ke depan, latihan tersebut perlu ada penyempurnaan.

"Nah, ini pelatihan ini kan pelatihan sangat basic sangat dasar. Nah, akan tetapi memang harus memang didesain untuk dilaksanakan kepada mereka yang memiliki kondisi fit tertentu. Nah ya, jadi hal itu harus menjadi masukan agar bisa terus diperbaiki hingga disempurnakan ke depannya," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Novia Rahmadhani Sihotang, peserta latihan dasar militer (latsarmil) program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal dunia pada Selasa (23/6/2026).

Kabar ini dibenarkan Karo Informasi Pertahanan (Infohan) Setjen Kementerian Pertahanan (Kemhan), Brigjen TNI Rico Ricardo bahwa Novia adalah peserta yang mengikuti latsarmil di Satdik Pusbahasa Kodiklatau Jakarta.

”Benar, Kementerian Pertahanan telah menerima laporan mengenai meninggalnya salah satu peserta Program SPPI KNMP Tahun 2026 atas nama Novia Rahmadhani Sihotang yang mengikuti pendidikan di Satdik Pusbahasa Kodiklatau Jakarta,” kata Rico saat dikonfirmasi, Rabu (24/6/2026).

Rico menyatakan, Novia sebelumnya mengalami gangguan kesehatan dan segera mendapatkan penanganan oleh tim kesehatan satuan lalu dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr. Esnawan Antariksa pada Senin (22/6/2026).

”Meskipun telah memperoleh perawatan intensif, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia pada 23 Juni 2026. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kondisi kesehatan yang dialami berkaitan dengan penyakit tuberkulosis,” terangnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: