LaLiga: Mallorca dan Girona Degradasi, Celta Vigo-Getafe Segel Tiket Eropa

Oleh: Tarmizi Hamdi
Minggu, 24 Mei 2026 | 16:29 WIB
Logo LaLiga. (Foto/LaLiga.com)
Logo LaLiga. (Foto/LaLiga.com)

BeritaNasional.com - LaLiga musim 2025/2026 ditutup dengan drama luar biasa pada pekan pemungkas yang digelar Minggu (24/5/2026) dini hari WIB. 

Pekan terakhir ini menghadirkan kepedihan sekaligus sukacita mendalam, di mana Mallorca dan Girona dipastikan menyusul Oviedo turun kasta ke divisi dua, sedangkan Celta Vigo dan Getafe sukses mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan.

Sebelum peluit sepak mula dibunyikan, ada lima tim yang masih dihantui momok degradasi. Satu di antaranya adalah Elche, yang hanya membutuhkan hasil imbang atau menghindari kekalahan saat bersua Girona untuk bisa bertahan di kasta tertinggi.

Misi tersebut berjalan mulus. Elche membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-39 melalui aksi Alvaro Rodriguez. 

Meski Girona sempat membalas di awal babak kedua lewat gol Arnau Martinez, mereka gagal memberikan tekanan berarti di sisa laga. Hasil ini otomatis membuat Elche aman, sekaligus mengirim Girona ke jurang degradasi.

Mallorca Merana akibat Regulasi Head-to-Head

Di pertandingan lain, Mallorca sebenarnya tampil kesetanan dan sukses menutup musim dengan kemenangan telak 3-0 saat menjamu Oviedo. 

Tiga gol kemenangan Mallorca masing-masing dilesakkan oleh Pablo Torre, Manu Morlanes, dan Vedat Muriqi yang mengemas gol ke-23 miliknya musim ini.

Sayangnya, kemenangan itu berujung sia-sia. Regulasi LaLiga yang menggunakan sistem head-to-head untuk menentukan posisi tim dengan poin kembar, membuat nasib Mallorca sangat bergantung pada laga lain.

Meski kompetitor mereka seperti Levante takluk 2-1 dari Real Betis dan Osasuna keok 1-0 di markas Getafe, kemenangan yang diraih Elche tetap mengunci nasib buruk Mallorca. Mereka terpaksa terdegradasi setelah finis dengan koleksi 42 poin.

Getafe dan Celta Vigo Melesat ke Zona Eropa

Sementara itu, persaingan memperebutkan tiket kompetisi antarklub Eropa juga berjalan sengit. Getafe memastikan diri finis di peringkat ketujuh sekaligus mengamankan slot di Liga Conference musim depan berkat kemenangan tipis 1-0 atas Osasuna melalui gol tunggal Luis Milla pada menit ke-59.

Keberhasilan Getafe ini sekaligus menjegal ambisi Rayo Vallecano, yang sebenarnya mampu menang comeback 2-1 di markas Deportivo Alaves. Alaves sempat memimpin lewat Toni Martinez, sebelum akhirnya dibalikkan oleh gol Sergio Camello dan Randy Nteka untuk Rayo. Kendati gagal lewat jalur liga, Rayo Vallecano masih punya jalur alternatif untuk lolos ke Liga Europa musim depan asalkan mereka mampu menumbangkan Crystal Palace pada laga final Liga Conference hari Rabu mendatang.

Di sisi lain, satu tiket Liga Europa lewat jalur liga resmi digenggam oleh Celta Vigo yang finis di peringkat keenam. Kepastian ini diraih usai Celta menundukkan Sevilla dengan skor tipis 1-0 berkat gol semata wayang Ilaix Moriba.

Laga Pelengkap dan Perpisahan Para Bintang

Pada pertandingan lainnya, Espanyol harus puas berbagi angka 1-1 saat menjamu Real Sociedad. Sementara itu, Valencia sukses memetik kemenangan meyakinkan 3-1 atas Barcelona lewat sumbangan gol Javi Guerra, Luis Rioja, dan Guido Rodriguez.

Sayangnya, tambahan tiga poin ini belum cukup untuk membawa Valencia ke zona Eropa. Di laga ini, penyerang veteran Robert Lewandowski mencetak gol pelipur lara sekaligus menandai laga terakhirnya mengenakan seragam Barcelona.

Panggung perpisahan yang megah juga tersaji di Santiago Bernabeu saat Real Madrid melibas Athletic Bilbao dengan skor 4-2.

Laga ini menjadi momen perpisahan emosional bagi pelatih Alvaro Arbeloa serta dua bek tangguh, Dani Carvajal dan David Alaba. Pesta kemenangan Los Blancos dicetak oleh Gonzalo, Jude Bellingham, Kylian Mbappe, dan Brahim Diaz.

Di kubu Athletic Bilbao, dua gol hiburan dicetak oleh Gorka Guruzeta dan Urko Izeta. Laga ini juga menjadi penanda akhir dari masa jabatan Ernesto Valverde, yang menyudahi kariernya sebagai bos Athletic Bilbao tepat pada pertandingan ke-505 miliknya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: