Gempa M 6,7 Guncang Sulawesi Tengah: 109 Warga Terdampak, Puluhan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 16 Juni 2026 | 22:22 WIB
Rumah warga rusak terdampak gempa magnitudo 6,7 di Palu, Sulteng, Selasa (16/6/2026). (BeritaNasional/BNPB)
Rumah warga rusak terdampak gempa magnitudo 6,7 di Palu, Sulteng, Selasa (16/6/2026). (BeritaNasional/BNPB)

BeritaNasional.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sedikitnya 109 jiwa atau 45 Kepala Keluarga (KK) terkena dampak langsung akibat gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 6,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa (16/6/2026).

Selain kedaruratan bagi puluhan keluarga, bencana ini juga mengakibatkan puluhan warga mengalami cedera dan harus mendapatkan perawatan medis.

“Selain itu sebanyak 24 warga mengalami luka ringan dan delapan warga mengalami luka berat. Seluruh data tersebut masih terus diverifikasi dan diperbarui oleh petugas lapangan,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melalui keterangan resminya pada Selasa.

Berdasarkan parameter data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat pada koordinat 1,03 derajat Lintang Selatan (LS) dan 120,24 derajat Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 10 kilometer.

Episenter gempa ini terletak sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, 54 kilometer timur laut Kabupaten Sigi, 70 kilometer barat laut Kabupaten Poso, dan 81 kilometer tenggara Kabupaten Donggala. Adapun wilayah terdampak guncangan mencakup Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, hingga Kabupaten Poso.

Kabupaten Sigi menjadi wilayah yang paling parah terkena dampak secara personal. Di daerah ini, tercatat ada sekitar 69 warga atau 24 KK yang terdampak langsung, di mana 21 warga mengalami luka ringan dan 8 warga lainnya menderita luka berat.

Sementara itu, berikut sebaran dampak korban di wilayah lainnya:

  • Kabupaten Sigi (Laporan tambahan): Melaporkan adanya 40 jiwa terdampak atau sekitar 21 KK.
  • Kota Palu: Tercatat dua orang warga mengalami luka ringan.
  • Kabupaten Poso: Terdapat satu warga mengalami luka-luka dan saat ini masih dalam proses pendataan lanjutan oleh petugas.

Kerusakan Rumah Fisik dan Infrastruktur Publik

Pendataan sementara yang dihimpun oleh petugas lapangan mencatat sedikitnya ada 64 unit rumah yang mengalami kerusakan, termasuk empat rumah rusak ringan yang berada di Kabupaten Poso.

Selain pemukiman warga, dampak guncangan gempa juga merusak sejumlah fasilitas publik dan infrastruktur penting di berbagai daerah:

  • Fasilitas Umum & Perkantoran: Kerusakan menimpa 4 fasilitas ibadah, 4 fasilitas umum, 2 jembatan, 2 gedung perkantoran, dan 1 tempat usaha.
  • Kabupaten Sigi: Terdata 5 rumah terdampak (3 di antaranya rusak ringan). Sektor transportasi juga terganggu akibat rusaknya satu ruas jalan provinsi.
  • Kabupaten Parigi Moutong: Sebanyak 15 unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan.
  • Kota Palu: Struktur Jembatan III dilaporkan mengalami keretakan. Selain itu, guncangan juga merusak 1 bangunan hotel dan 1 tempat usaha warga.

Akibat gempa ini, akses transportasi regional sempat terganggu karena satu ruas jalan provinsi yang menghubungkan rute Palu–Sigi–Poso dilaporkan amblas.

Hingga Selasa siang pukul 14.00 WIB, BMKG mengonfirmasi telah terjadi aktivitas gempa susulan sebanyak 55 kali di sekitar lokasi episenter gempa utama.

Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi runtuhan bangunan dan terus memantau informasi resmi dari pihak berwenang.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: