Android 17 Hadirkan Fitur Bubble Bar dan Ekspansi Gemini AI

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 17 Juni 2026 | 09:15 WIB
Fitur Bubble Bar di Android 17. (Foto/Google)
Fitur Bubble Bar di Android 17. (Foto/Google)

BeritaNasional.com - Google resmi merilis sistem operasi terbarunya, Android 17, bersamaan dengan pembaruan sistem operasi jam tangan pintar, Wear OS 7, pada Selasa (16/6/2026) waktu setempat.

Pembaruan ini memulai debutnya di jajaran perangkat Google Pixel melalui program Pixel Drop.

Lewat pembaruan ini, Google makin agresif memamerkan teknologi kecerdasan buatan (AI) teranyarnya. 

Raksasa teknologi ini menyematkan model AI generatif musik Lyria 3, model multimodal Gemini Omni, hingga alat penerjemahan ucapan berbasis AudioLM khusus untuk Pixel 10a.

Langkah ini mempertegas strategi Google untuk menjadikan ekosistem Android dan Pixel sebagai etalase inovasi AI. 

Di saat kompetitor utamanya, Apple, masih fokus mengejar ketertarikan publik lewat peningkatan AI pada Siri dan iOS 27 yang dijadwalkan meluncur September 2026, Google sudah melangkah lebih jauh dengan mengintegrasikan Gemini secara mendalam untuk urusan kreasi, komunikasi, dan pengalaman gawai sehari-hari.

Fitur Baru Pixel Drop: Dari Edit Video AI hingga Kompatibilitas AirDrop

Pembaruan Pixel Drop kali ini membawa angin segar bagi pengguna lama maupun baru. Salah satu yang paling menarik adalah fitur berbagi file Quick Share pada Pixel 8a dan 9a kini dibuat kompatibel dengan fitur AirDrop milik Apple.

Selain itu, beberapa peningkatan fitur berbasis AI yang siap memanjakan pengguna. Gemini Omni memungkinkan pengguna menyunting video secara langsung lewat interaksi percakapan dengan AI.

Lalu, Lyria 3 membantu pengguna menciptakan trek musik orisinal hanya bermodalkan perintah teks (prompt) atau gambar di aplikasi Gemini.

AudioLM juga meningkatkan kemampuan terjemahan ucapan-ke-ucapan (speech-to-speech) yang lebih natural pada perangkat Pixel 10a.

Google juga menyematkan fitur telepon pintar konvensional yang diperbarui, seperti kemampuan merekam pesan audio keluar yang dipersonalisasi saat panggilan tidak terjawab, serta ekspansi fitur "Terima Pesan".

Sementara itu, untuk aspek keselamatan, Google Pixel Watch kini dilengkapi fitur deteksi darurat otomatis. Jika jam tangan mendeteksi kecelakaan mobil, jatuh parah, atau hilangnya denyut nadi pengguna, perangkat akan langsung menghubungi layanan darurat dan kontak yang telah ditentukan.

Multitasking Lebih Cepat Tanggap dan Fitur Video Reaksi

Di luar kecanggihan AI, Android 17 membawa perombakan besar pada pengalaman antarmuka (user interface). Google memperkenalkan "bubble bar", sebuah elemen visual di bagian bawah layar yang berfungsi menampung aplikasi terbaru dalam bentuk gelembung (bubble). 

Fitur ini dirancang agar pengguna bisa beralih dan mengatur alur kerja multi-aplikasi secara instan.

Bagi para kreator konten dan pengguna media sosial, Android 17 menghadirkan fitur bawaan untuk merekam kamera depan dan aktivitas layar secara bersamaan. Fitur ini mempermudah pembuatan video reaksi yang siap diunggah ke platform seperti TikTok, YouTube, maupun Instagram.

Peningkatan Keamanan dan Mode Gaming Ponsel Lipat

Dari sisi keamanan dan kontrol orang tua, Google menghadirkan pembaruan yang cukup masif:

  • Fitur "Tandai sebagai Hilang" di dalam Find Hub.
  • Sistem keamanan Deteksi Ancaman Langsung (Live Threat Detection).
  • Pembatasan waktu layar (screen time) dan penyaringan konten yang kini bisa dikunci menggunakan PIN tanpa wajib menautkan akun Google.

Bagi pencinta gaming yang menggunakan ponsel lipat, Android 17 menyediakan mode khusus yang menawarkan tata letak layar 50/50 dengan gamepad dinamis di salah satu sisinya.

Wear OS 7: Lebih Hemat Baterai dan Terintegrasi Ekosistem

Pembaruan tidak hanya milik ponsel. Pengguna Pixel Watch kini bisa menerima pembaruan langsung (live updates) dari aplikasi ponsel yang diteruskan ke pergelangan tangan.

Jam tangan pintar ini juga dirancang untuk bekerja lebih mulus dengan kacamata AI Google yang akan datang serta perangkat audio seperti headphone.

Wear OS menjanjikan interogasi Gemini Intelligence yang lebih luas, termasuk kemampuan membuat widget kustom hanya dengan mendeskripsikannya lewat teks. 

Google juga mengeklaim Wear OS terbaru ini menawarkan peningkatan masa pakai baterai hingga 10 persen lebih hemat.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: