Jokowi Curhat Kerap Disalahkan Masyarakat meski Sudah Tak Jabat Presiden

Oleh: Ahda Bayhaqi
Sabtu, 15 Februari 2025 | 14:13 WIB
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berjalan bersama mantan Presiden Joko Widodo saat perayaan HUT Ke-17 Gerindra. (BeritaNasional/Oke Atmaja)
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berjalan bersama mantan Presiden Joko Widodo saat perayaan HUT Ke-17 Gerindra. (BeritaNasional/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Presiden Ketujuh Joko Widodo terheran-heran masyarakat kerap menyalahkan dirinya atas kebijakan pemerintah. Padahal, politikus yang akrab disapa Jokowi ini sudah tidak lagi menjabat sebagai presiden.

Jokowi mengatakan hal itu menunjukkan betapa kuatnya Presiden Prabowo Subianto berkat dukungan yang kuat dari rakyat dan kekuatan politik di parlemen.

"Yang jadi sasaran, yang jadi sasaran adalah Jokowi. Karena saking kuatnya Bapak Presiden Prabowo Subianto," katanya dalam sambutan saat HUT ke-17 Partai Gerindra, di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2025).

Jokowi mengatakan masyarakat sering sekali menyalahkan dirinya. Ia yakin hal itu karena tidak ada yang berani menyalahkan Prabowo.

"Dikit-dikit yang salah Jokowi. Dikit-dikit yang salah Jokowi. Dikit-dikit yang salah Jokowi. Dikit-dikit yang salah Jokowi. Coba sekali-sekali nyalahin Pak Prabowo, enggak berani," katanya.

Prabowo dinilai punya kepemimpinan dan determinasi yang kuat. Dibuktikan meski dikalahkan Jokowi dua kali, dia masih terus maju dan akhirnya menang di Pemilu 2024.

"Mohon maaf dua kali yang mengalahkan saya. Dengan kekuatan approval rating dan dukungan politik tadi, saya meyakini di bawah kepemimpinan Pak Prabowo, satu per satu program program yang sudah direncanakan bisa terealisasi dengan baik," kata Jokowi.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: