Senin, 31 Maret 2025
JADWAL SALAT & IMSAKIAH
Imsak
00:00
Subuh
00:00
Zuhur
00:00
Ashar
00:00
Magrib
00:00
Isya
00:00

H-4 Lebaran, Jalur Mudik Kalimalang Dipadati Pemudik Motor

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 28 Maret 2025 | 04:19 WIB
H-4 Lebaran, Jalur Mudik Kalimalang Dipadati Pemudik Motor. (Foto/istimewa).
H-4 Lebaran, Jalur Mudik Kalimalang Dipadati Pemudik Motor. (Foto/istimewa).

BeritaNasional.com - Empat hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, arus lalu lintas di ruas jalur mudik Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, terus mengalami kepadatan. 

Pada Kamis (27/3/2025) malam, volume kendaraan meningkat hingga 50 persen dibandingkan hari biasa, dengan mayoritas didominasi oleh pemudik sepeda motor.

Kepadatan terjadi di sejumlah titik, salah satunya di traffic light Haji Naman, Pondok Kelapa, Duren Sawit. Ribuan kendaraan tampak menyemut, sementara antrean panjang terlihat di berbagai persimpangan. 

Banyak pemudik motor terlihat membawa muatan berlebih yang diikat di bagian belakang kendaraan mereka.

Panit Kamsel Satlantas Wilayah Jakarta Timur, Iptu Teguh Budi Raharjo, mengungkapkan bahwa lonjakan volume kendaraan ini disebabkan oleh banyaknya warga yang langsung bergegas mudik setelah menyelesaikan hari terakhir kerja. Sebagian besar pemudik menuju wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.

“Cukup meriah, sekitar 40-50 persen yang sudah mengarah timur jauh,” ujarnya, Kamis (27/3/2025).

Selain itu, malam hari menjadi pilihan favorit bagi pemudik motor guna menghindari panasnya terik matahari saat siang hari. Hal ini turut berkontribusi terhadap meningkatnya kepadatan di jalur mudik Kalimalang.

“Saya mohon kepada seluruh masyarakat siapkan diri antisipasi kendaraan masing-masing. Kalau capek, cukup istirahat di pos pengamanan mudik lebaran,” jelas dia.

Diperkirakan, puncak arus mudik sepeda motor di ruas Jalan Raya Kalimalang akan terjadi pada Jumat (28/3) malam, dengan lonjakan volume kendaraan mencapai 70 hingga 80 persen. 

“Untuk arteri seluruhnya hampir (didominasi pengendara) roda dua,” tukasnya.sinpo

Editor: Harits Tryan Akhmad
Komentar: