Partai Politik Harus Kembali Jalankan Fungsi Mesin Perubahan

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Minggu, 14 Juni 2026 | 12:00 WIB
Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta . (BeritaNasional/Partai Gelora)
Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta . (BeritaNasional/Partai Gelora)

BeritaNasional.com -  Partai politik tidak boleh sekadar mengikuti arus opini publik namun harus kembali menjalankan fungsi sebagai mesin perubahan sosial. Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta menekankan pada dasarnya organisasi politik diciptakan untuk menjalankan misi sebagai mesin perubahan

"Organisasi politik pada dasarnya diciptakan untuk menjalankan misi sebagai mesin perubahan. Tugas para pemimpin adalah mendengarkan suara rakyat," ujarnya, kemarin.

Tidak semua aspirasi masyarakat dapat diakomodasi, tetapi seorang politisi harus memahami cara berpikir rakyat sehingga dapat menghadirkan perubahan ke arah yang lebih baik.

Ia juga menyebut politisi tidak cukup hanya menjadi pengikut kehendak publik, melainkan harus mampu memimpin perubahan melalui gagasan dan tindakan yang memberi arah bagi rakyat.

"Kalau kita mampu mengikuti atau mengubah persepsi publik, itu baru pemimpin. Kalau kita mampu mengubah cara masyarakat hidup, itu baru partai politik. Kalau hanya mengikuti arus, kita adalah pengikut, bukan pemimpin," tegasnya.

Perubahan sosial merupakan fungsi penting partai politik. Hal ini dinilainya mulai tergerus akibat praktik politik yang terlalu berorientasi pada modal dan kepentingan elektoral.

Mantan anggota wakil rakyat ini juga mengatakan banyak partai politik saat ini lebih berfungsi sebagai kendaraan untuk memasuki kekuasaan sehingga perannya sebagai instrumen transformasi sosial menjadi berkurang.

Ia kembali menegaskan,  keberhasilan partai politik tidak semata ditentukan besaran sumber daya yang dimiliki, tapi kemampuan menghadirkan gagasan yang mampu menggerakkan. (Antara)

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: