DTKJ Usul Tarif Transjakarta Rp5.000, Langganan Sebulan Rp200 Ribu
BeritaNasional.com - Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengusulkan agar tarif Transjakarta mengalami penyesuaian menjadi Rp5.000.
Usulan tersebut disampaikan Ketua DTKJ Sugihardjo berdasarkan hasil kajian kemampuan belanja masyarakat.
Sugihardjo mengatakan, tarif Rp5.000 masih berada dalam batas kewajaran karena hanya sekitar 10,4 persen dari total pengeluaran rumah tangga.
"Nah saya udah ngitung ya, saya udah ngitung bahwa dengan tarif Rp 5.000 ini masih tarifnya sangat (wajar), sekitar 10,4 persen (dari total pengeluaran rumah tangga) ya kan," kata Sugihardjo, dikutip Minggu (5/7/2026).
Selain mengusulkan tarif baru, DTKJ juga mendorong penerapan tarif berlangganan bagi pengguna Transjakarta.
Menurut Sugihardjo, tarif langganan bulanan diusulkan sebesar Rp200 ribu, lebih murah dibandingkan akumulasi tarif harian yang mencapai Rp250 ribu bagi pengguna yang bepergian selama 25 hari dalam sebulan.
"Nah itu kan tarifnya mestinya kalau Rp5.000 berangkat, Rp5.000 pulang udah Rp10 ribu kan. Jadi kali 25 berapa? Rp250 ribu. Nah, karena langganan, kita mengusulkan diskon 20 persen, jadi tarifnya hanya Rp200 ribu," jelas dia.
Lebih lanjut, DTKJ juga mengusulkan adanya tarif langganan dengan jangka waktu lebih pendek, seperti satu pekan atau dua pekan, meski besaran potongan harga tidak sebesar tarif langganan bulanan.
"Nah itu cuma diskonnya mungkin belum dibahas ya. Kalau ngusulkan tetap ada diskon, tapi enggak 20 persen, mungkin 15 persen gitu. Jadi tarif langganan tuh penting," tandasnya.
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu




