Penjualan Global BYD Shark 6 Melambat, Ekspor Anjlok 25,76 Persen

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 07 Juli 2026 | 15:31 WIB
Mboil BYD Shark 6. (Foto/CarNewsChina/BYD)
Mboil BYD Shark 6. (Foto/CarNewsChina/BYD)

BeritaNasional.com -  Ekspor pikap plug-in hybrid (PHEV) BYD Shark 6 mengalami penurunan pada paruh pertama 2026 di tengah persaingan yang semakin ketat di segmen kendaraan niaga elektrifikasi. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, BYD mencatat pengiriman sebanyak 20.037 unit, turun 25,76 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dikutip dari CarNewsChina, BYD Shark 6 pertama kali diperkenalkan secara global pada Mei 2024 di Meksiko sebagai pikap plug-in hybrid pertama milik pabrikan asal China tersebut. Sejak diluncurkan, model ini telah dipasarkan di berbagai negara, termasuk Australia, Brasil, Chile, Afrika Selatan, Arab Saudi, Irak, dan Uni Emirat Arab.

Pada 2024, ekspor Shark 6 tercatat sebanyak 11.038 unit, kemudian melonjak menjadi 39.466 unit sepanjang 2025. Namun, tren pertumbuhannya mulai melambat sejak paruh kedua tahun lalu.

Data dari media spesialis BYD, Xiaodi Express, menunjukkan bahwa ekspor Shark 6 mencapai 26.988 unit pada Januari-Juni 2025, tetapi turun menjadi 20.037 unit pada periode yang sama tahun ini.

Australia masih menjadi pasar utama bagi Shark 6. Pada Juni 2026, BYD mengekspor sekitar 4.000 unit pikap tersebut, dengan 3.398 unit atau sekitar 85 persen dikirim ke Australia. Kondisi ini menunjukkan ketergantungan yang cukup besar terhadap satu pasar.

Meski demikian, performa BYD secara keseluruhan di Australia justru terus meningkat. Pada Juni 2026, merek tersebut membukukan rekor penjualan bulanan tertinggi di negara itu dengan total 18.881 kendaraan.

Sementara itu, rencana peluncuran Shark 6 di pasar domestik China masih belum menemui kepastian. Sebelumnya, pada Oktober 2025, General Manager Hubungan Masyarakat BYD Li Yunfei menyebut model tersebut "cepat atau lambat" akan dipasarkan di China dan saat itu masih berada dalam tahap perencanaan.

Hingga kini, BYD belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran Shark 6 untuk konsumen domestik.

Di sisi lain, persaingan di segmen pikap elektrifikasi terus meningkat. Sejumlah produsen otomotif China seperti GWM, Geely, Changan, hingga Chery mulai memperkenalkan pikap berbasis plug-in hybrid, range extender, maupun listrik murni ke pasar global.

Salah satu pesaing terbaru Shark 6 adalah Chery Stockman (Rely P3X), pikap diesel plug-in hybrid dengan kemampuan angkut hingga 1.000 kilogram.

BYD juga dikabarkan tengah menyiapkan model pikap baru berukuran lebih kecil yang akan menjadi bagian dari keluarga Shark. Laporan CarNewsChina menyebutkan produksi massal model tersebut sedang dipersiapkan di China, meski jadwal peluncurannya masih dirahasiakan.

Secara keseluruhan, penjualan global BYD masih mencatatkan pertumbuhan positif. Berdasarkan data China EV DataTracker, produsen tersebut menjual 397.292 kendaraan di seluruh dunia pada semester pertama 2026, meningkat 5,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sumber: CarNewsChinasinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: