Menaker: Pendaftar MagangHub Capai 300 Ribu Orang
BeritaNasional.com - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, pendaftar peserta program Magang Nasional (MagangHub) Angkatan II/Tahun 2026 Tahap 1 mencapai 300 ribu lulusan, guna memperebutkan 50 ribu posisi tersedia.
"Pendaftaran pemagangan, untuk lulusan peserta yang lulus satu tahun terakhir dari perguruan tinggi. Posisi 50 ribu kuota sudah disiapkan. Kini yang daftar sudah 300 ribu. Ini luar biasa. Baru batch 1 ini," kata Yassierli usai pembukaan Pameran Kesempatan Kerja/Job Fair bertajuk AI Career Boost Day 2026 di Jakarta.
Menurut Yassierli, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan antusiasme lulusan perguruan tinggi mengikuti program yang disiapkan pemerintah untuk meningkatkan kompetensi. Selain itu juga untuk memperluas akses memasuki dunia kerja dan industri nasional.
Ia mengatakan, kuota 50 ribu peserta tersebut merupakan pelaksanaan tahap pertama dari total kapasitas Program Magang Nasional tahun 2026, yang mencapai 150 ribu peserta secara bertahap melalui tiga gelombang.
Pemerintah membagi pelaksanaan program menjadi tiga tahap dengan masing-masing menyediakan kuota 50 ribu peserta sehingga kesempatan mengikuti magang tetap terbuka bagi peserta yang belum lolos pada tahap pertama.
Yassierli meminta peserta yang belum terpilih pada tahap pertama agar tetap mengikuti seleksi tahap kedua maupun ketiga karena pemerintah berkomitmen mengoptimalkan kapasitas program sesuai kuota yang telah ditetapkan.
"Bagi mereka yang belum lulus, kita dorong mereka untuk ikut di batch 2 dan batch 3," ujarnya.
Ia juga meminta calon peserta mempertimbangkan peluang magang secara realistis dengan memperhatikan tingkat persaingan di setiap perusahaan, sebelum menentukan pilihan lokasi dan tempat mengikuti program yang tersedia.
Sumber: Antara
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 16 jam yang lalu
PERISTIWA | 16 jam yang lalu
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
EKBIS | 15 jam yang lalu
OLAHRAGA | 16 jam yang lalu







