Mabes TNI Mulai Siapkan Langkah Teknis Pembentukan Batalyon Kesehatan
BeritaNasional.com - Markas besar TNI memastikan persiapan penambahan batalyon kesehatan telah disusun. Hal ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Prabowo Subianto. Presiden memerintahkan agar TNI memberikan jaminan untuk menunjang kesehatan dan pemeriksaan fisik prajurit saat operasi militer.
“TNI akan segera menindaklanjuti perintah Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto terkait rencana penambahan batalyon kesehatan,” kata Kapuspen Mabes TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah dikutip Kamis (6/11/2025).
Freddy menjelaskan rencana batalyon tersebut telah masuk dalam agenda prioritas pembangunan kekuatan TNI hingga tahun 2029.
“Saat ini, Mabes TNI tengah menyiapkan langkah-langkah teknis dan kajian kebutuhan satuan di lapangan agar pembentukan batalyon kesehatan dapat dilaksanakan secara bertahap dan terarah,” jelasnya.
Nantinya Batalyon Kesehatan memiliki tugas memperkuat kesiapan operasional dan kemampuan dukungan kesehatan prajurit di seluruh matra TNI dari Angkatan Udara, Angkatan Laut dan Angkatan Darat.
“Sebagai alat pertahanan negara, TNI berkomitmen untuk mendukung penuh setiap kebijakan pemerintah dalam membangun postur kekuatan yang tangguh, modern, dan responsif terhadap berbagai tantangan. Termasuk aspek kesehatan dalam operasi militer maupun kemanusiaan,” terangnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan TNI untuk menambah batalyon kesehatan guna memperkuat kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi bencana dan memperluas peran Indonesia dalam misi kemanusiaan global.
Instruksi tersebut disampaikan presiden usai menyerahkan pesawat Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 kepada TNI Angkatan Udara di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, Senin (3/11/2025).
“TNI saya perintahkan untuk menambah batalion-batalion kesehatan. Jadi batalion tim kesehatan tidak hanya mendukung bencana di wilayah nasional, tapi seandainya ada kemanusiaan yang terjadi, peristiwa di mana-mana kita juga bisa hadir,” kata Prabowo.
Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat peran TNI tidak hanya dalam pertahanan negara, tetapi juga dalam operasi kemanusiaan dan penanganan bencana.
“Jadi ini nanti menambah kekuatan kita. TNI adalah alat negara yang ikut sangat besar peranannya dalam menghadapi bencana, menghadapi kesulitan, menghadapi masalah-masalah kepentingan masyarakat,” tandasnya..

EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







