Prabowo Ngaku Kagum dengan Presiden Korsel Park Chung Hee

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 06 November 2025 | 14:15 WIB
Presiden Prabowo (Foto/PBMI)
Presiden Prabowo (Foto/PBMI)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, dia mengagumi Presiden ke-3 Korea Selatan Park Chung Hee yang memimpin pembangunan industrialisasi Korea.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan pabrik PT Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten, Kamis (6/11/2025).

“Salah satu idola saya, yang saya contoh adalah Jenderal Park Chung Hee, Presiden Korea Selatan yang memimpin pembangunan industrialisasi Korea,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Prabowo berujar, Park Chung Hee memberikan banyak jasa terhadap Korea, khususnya pembangunan ekonomi negara tersebut.

Tak hanya itu, pribadi Park Chung Hee yang bersih dan tidak korupsi juga menjadi percontohan diri Prabowo.

“Kau tanya orang Korea semua, dia banyak jasanya dalam pembangunan ekonomi Korea dan yang saya kagum dari dia dan semua orang Korea mengakui dia memang orang yang bersih, orang yang tidak korup, orang yang membangun budaya korea yang baik,” ucap Prabowo.

“Jadi itu salah satu contoh saya. Saya ingin jadi seperti itu. Walaupun pensiun, tetapi tetap saya punya kehormatan dan kebanggaan sebagai seorang jenderal,” tambah dia.

Selain itu, Prabowo juga menceritakan kekagumannya dengan orang Korea ketika masih menjadi tentara. Kala itu, ada pelatih di Kopassus dari Korea. 

Prabowo mengatakan, dia meminta latihan untuk diliburkan ketika Hari Natal. Namun, permintaan itu tidak diindahkan.

“(Dijawab) ‘Tidak ada masalah Jenderal. Saya juga orang Kristen.’ Jadi profesor itu orang Kristen, ‘Tidak ada masalah Jenderal. Saya juga orang Kristen. Kita nanti ke gereja jam 10.00, kita kebaktian Misa, nanti jam 13.00 latihan lagi, training,’ Saya lihat dia, hebat juga orang ini,” cerita Prabowo.

Kemudian, hal itu juga dia minta ketika Hari Raya Idulfitri. Dia juga meminta para anggota yang beragama Islam untuk bisa libur. Sayangnya, hal itu tak lagi diindahkan.

“(Dia bilang) ‘Jendral saya sudah tanya, kepada ahli-ahli agama, yang wajib itu Idul Fitri itu sembahyang salat berjamaah di masjid jam 07.00 pagi,’ Dia tau itu peraturannya jam 07.00 sesudah itu training, latihan,” kata Prabowo.

“Habis itu dia tanya ‘Jenderal, jenderal mau tim jenderal juara atau tidak? Kalau mau juara tidak ada jalan lain, harus latihan. Hanya ada satu rumus untuk menang, rumusnya tiga. Nomor satu latihan, training, kedua latihan training, nomor tiga latihan, training’,” terang dia.


 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: